PSSI dan BNPB Sepakati MoU, Liga 1 2020 Siap Digelar Lagi

Kamis, 17 September 2020 - 14:30 WIB
loading...
PSSI dan BNPB Sepakati...
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyepakati Nota Kesepahaman (MoU) tekait kelanjutan Liga 1 2020. Foto: PSSI.org
A A A
JAKARTA - Liga 1 dan Liga 2 yang sempat terhenti sejak pertengahan Maret lalu akibat pandemi virus Corona, siap digelar lagi bulan depan. Ini setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyepakati Nota Kesepahaman (MoU).

(Baca juga: Pesan Tersirat Jabat Tangan Messi-Koeman )

Mereka telah menandatangani MoU Penyelenggaraan Olahraga Yang Aman Dari Covid-19, pada Kamis (17/9/2020). Prosesnya berlangsung secara virtual, dan dihadiri ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, Menpora Zainudin Amali dan Ketua BNPB Doni Monardo.

MoU ini dilakukan jelang bergulirnya lagi Liga 1 2020 mulai 1 Oktober dengan mempertemukan PSS Sleman selaku tuan rumah melawan Persebaya Surabaya di Yogyakarta. Sedangkan Liga 2 akan dimulai pada 17 Oktober-5 Desember 2020.

Nantinya, sebanyak 24 tim peserta dibagi ke dalam 4 grup dengan 4 tuan rumah. Finalis akan lolos ke Liga 1 pada 2021. Menurut Iriawan, dilanjutkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sebagai bagian dari persiapan Indonesia menjadi penyelenggara Piala Dunia U-20 yang berlangsung Mei-Juni 2021.

''Negara-negara lain sudah melanjutkan kompetisi. Seperti Liga Inggris, Jerman, Spanyol dll. Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2021 tentu harus melanjutkan kompetisi. Hampir semua negara ASEAN juga sudah menjalankan liga,” ucapnya.

“Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, dan Vietnam sudah menjalankan liga dan Filipina rencananya juga akan segera memutar kompetisi mereka. Ini alasan kami untuk tetap melanjutkan Liga 1 dan Liga 2," lanjut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Sedangkan Doni meminta perhelatan pertandingan sepak bola tidak menghadirkan penonton. Juga harus melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan pemain dengan ketat. Itu semua demi memutus penularan virus Corona.

"Perlu dipastikan kompetisi sepak bola dilakukan tanpa penonton. Mohon ini jadi perhatian penyelenggara untuk menaati konsensus yang disepakati," ujar Doni yang juga menjabat sebagai ketua satgas penanganan Covid-19.

Doni meminta pula kepada PSSI dan operator kompetisi untuk memastikan para pemain yang akan ikut di Liga 1 dan Liga 2 tidak memiliki riwayat penyakit bawaan. Sebab, itu akan sangat riskan jika tertular virus Corona.

Permintaan Doni mendapat dukungan dari Amali. Dia juga berpesan agar penyelenggaraan kompetisi tanpa dihadiri para penonton atau digelar di ruangan tertutup mengingat masih maraknya penyebaran virus Corona.

Amali juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala BNPB dan berbagai pihak terkait atas komitmennya terkait penyelenggaran kompetisi sepak bola di Tanah Air, baik itu Liga 1 dan Liga 2.

(Baca juga: Langkah Milan Mengubah Arah Terlihat di Bursa Transfer )

“Dengan pergertian dan pengalaman sangat tinggi dan arahan Pak Doni jelas. Ini harus menjadi komitmen bersama. Pemerintah sekuat tenaga menanggulangi pandemi ini sehingga tidak terjadi klaster baru dari kegiatan ini,” kata Amali.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asprov PSSI Banyak Dipimpin...
Asprov PSSI Banyak Dipimpin Plt Ketua, Tata Kelola Federasi Dipertanyakan
Persib Juara Super League...
Persib Juara Super League 2025-2026 usai Imbang Lawan Persijap
Persipura Dihukum Tanpa...
Persipura Dihukum Tanpa Penonton selama Satu Musim, Ini Respons Mutiara Hitam
Tren Olahraga Indonesia...
Tren Olahraga Indonesia Meningkat, Se’Indonesia Gandeng Dua Raksasa Super League
Profil Garudayaksa FC,...
Profil Garudayaksa FC, Klub Bentukan Prabowo Subianto yang Langsung Promosi ke Super League
Wajah Sepak Bola Nasional:...
Wajah Sepak Bola Nasional: Persija Terusir dari Jakarta, Pemain PSBS Biak Menjerit Gaji 4 Bulan Belum Dibayar
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Tunisia vs Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Sinar Matahari Terbit!
Klasemen Sementara Grup...
Bola Dunia
Klasemen Sementara Grup I-L Piala Dunia 2026 Jelang Matchday 2: Prancis dan Argentina Belum Ada Lawan
Shin Tae-yong Ungkap...
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Ungkap Kiat Hadapi Tekanan Besar di Persija Jakarta
Rekomendasi
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Dr. Suzanne Huurman,...
Dr. Suzanne Huurman, Satu-Satunya Kepala Medis Perempuan di Piala Dunia 2026
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved