Gede Widiade Beberkan Dampak Virus Corona terhadap Keuangan Klub
Senin, 04 Mei 2020 - 17:24 WIB
loading...
EO Persiba Balikpapan Gede Widiade membahas dampak virus Corona terhadap perekonomian klub dan dana yang dibutuhkan untuk menjadi juara. Foto: goal
A
A
A
JAKARTA - CEO Persiba Balikpapan Gede Widiade membahas dampak virus Corona terhadap perekonomian klub dan dana yang dibutuhkan untuk menjadi juara. Menurutnya, manajemen keuangan sangat diperlukan.
Gede sudah lama berkecimpung dalam persepak bolaan Indonesia. Dia pernah menjadi CEO Persebaya. Lalu, bergabung bersama Bhayangkara FC dan Persija Jakarta sebelum hijrah ke Persiba. Berkat bantuannya, Bhayangkara dan Persija bisa keluar sebagai juara di Indonesia.
Disela-sela waktunya, Gede menyempatkan diri melakukan wawancara dengan Sindonews/Koran Sindo melalui Instagram Live. Pada kesempatan ini, pengusaha asal Bali itu membahas mengenai pengaruh penyebaran virus Corona terhadap kondisi keuangan klub.
“Kalau di Persiba sendiri saya membiasakan seperti mengelola perusahaan. Sudah ada rencana jangka pendek. Dan, kami bersyukur, PSSI segera membuat dasar hukum mengenai hak dan kewajiban para pemain dengan klub. Jadi yang sekarang kami lakukan adalah efisisensi,” ujarnya.
Gede menilai dihentikannya kompetisi dan ditambah adanya aturan PSBB bakal mengancam kelangsungan hidup setiap klub. Itu bukan hanya peserta Liga 1 saja juga Liga 2. Menurutnya, jika tidak ada kepastian kapan laga dilanjutkan, bakal ada bencana besar dalam waktu dekat.
Gede sudah lama berkecimpung dalam persepak bolaan Indonesia. Dia pernah menjadi CEO Persebaya. Lalu, bergabung bersama Bhayangkara FC dan Persija Jakarta sebelum hijrah ke Persiba. Berkat bantuannya, Bhayangkara dan Persija bisa keluar sebagai juara di Indonesia.
Disela-sela waktunya, Gede menyempatkan diri melakukan wawancara dengan Sindonews/Koran Sindo melalui Instagram Live. Pada kesempatan ini, pengusaha asal Bali itu membahas mengenai pengaruh penyebaran virus Corona terhadap kondisi keuangan klub.
“Kalau di Persiba sendiri saya membiasakan seperti mengelola perusahaan. Sudah ada rencana jangka pendek. Dan, kami bersyukur, PSSI segera membuat dasar hukum mengenai hak dan kewajiban para pemain dengan klub. Jadi yang sekarang kami lakukan adalah efisisensi,” ujarnya.
Gede menilai dihentikannya kompetisi dan ditambah adanya aturan PSBB bakal mengancam kelangsungan hidup setiap klub. Itu bukan hanya peserta Liga 1 saja juga Liga 2. Menurutnya, jika tidak ada kepastian kapan laga dilanjutkan, bakal ada bencana besar dalam waktu dekat.
Lihat Juga :