Gede Widiade Beberkan Dampak Virus Corona terhadap Keuangan Klub
Senin, 04 Mei 2020 - 17:24 WIB
loading...
A
A
A
Gede menegaskan Persiba yang saat ini tampil di Liga 2 bisa merugi antara Rp600 juta – Rp700 juta dalam satu bulan akibat terhentinya kompetisi. Sebab, tidak ada pemasukan dari tiket masuk, sewa lapangan dan sektor lainnya.
“Jika tidak ada pandemi, income kita banyak sekali. Kita punya lapangan sepak bola yang disewakan. Dari sponsor, dari ticketing, dari (penjualan) jersey. Tapi, akibat adanya kejadian ini, hampir seluruhnya tidak ada yang masuk,” ucapnya.
“Dari ticketing, berarti 2-3 pertandingan hilang. Kalau pertandingan normal, penonton 10 ribu, kami masih bisa simpan setelah dikurangi biaya operasional, pajak dan semuanya, kami masih bisa simpan Rp200 juta. Kalau dua bulan, kita bisa simpan Rp400 juta – Rp500 juta,” lanjutnya.
“Kalau lapangan bola kami jalan bisa disewakan, kami bisa dapat Rp200 juta. Sedangkan jersey kami bisa laku antara Rp15 juta – Rp25 juta. Kami kehilangan pendapatan dari ticketing, dari lapangan yang kami punya, dari jersey-jersey yang kami jual,” jelasnya.
Sementara bagi klub Liga 1, Gede menyebut nilai kerugiannya bisa empat kali lipat dari yang dialami Persiba. “Kalau di Liga 1 itu ada tiga grade, grade a, grade b dan grade c. Kalau grade a itu empat kali (dari Persiba),” ujarnya.
“Jika tidak ada pandemi, income kita banyak sekali. Kita punya lapangan sepak bola yang disewakan. Dari sponsor, dari ticketing, dari (penjualan) jersey. Tapi, akibat adanya kejadian ini, hampir seluruhnya tidak ada yang masuk,” ucapnya.
“Dari ticketing, berarti 2-3 pertandingan hilang. Kalau pertandingan normal, penonton 10 ribu, kami masih bisa simpan setelah dikurangi biaya operasional, pajak dan semuanya, kami masih bisa simpan Rp200 juta. Kalau dua bulan, kita bisa simpan Rp400 juta – Rp500 juta,” lanjutnya.
“Kalau lapangan bola kami jalan bisa disewakan, kami bisa dapat Rp200 juta. Sedangkan jersey kami bisa laku antara Rp15 juta – Rp25 juta. Kami kehilangan pendapatan dari ticketing, dari lapangan yang kami punya, dari jersey-jersey yang kami jual,” jelasnya.
Sementara bagi klub Liga 1, Gede menyebut nilai kerugiannya bisa empat kali lipat dari yang dialami Persiba. “Kalau di Liga 1 itu ada tiga grade, grade a, grade b dan grade c. Kalau grade a itu empat kali (dari Persiba),” ujarnya.
Lihat Juga :