Zidane Perlu Waspada, Pochettino Incar Kursi Pelatih Real Madrid

loading...
Zidane Perlu Waspada, Pochettino Incar Kursi Pelatih Real Madrid
Mauricio Pochettino urung melatih Barcelona. Bukan berarti ambisinya telah hancur. Dia mengaku masih punya impian lain, yaitu menukangi Real Madrid. Foto: reuters
LONDON - Mauricio Pochettino urung memenuhi salah satu harapannya, yakni melatih Barcelona. Bukan berarti ambisinya telah hancur. Dia mengaku masih punya impian lain, yaitu menukangi Real Madrid.

(Baca Juga: Pemilik Tottenham Lobi Gareth Bale di Lapangan Golf?)

Beberapa bulan usai dipecat Tottenham Hotspur pada 19 November 2019, Pochettino menyatakan ingin bertugas lagi. Saat itu dia tidak membatasi arah tujuan dan menyatakan siap melatih di kompetisi besar Eropa mana pun.

Namun, jika memungkinkan, Pochettino ingin berkarier di La Liga dengan melatih Barcelona atau Madrid. Peluang itu terbuka ketika El Azulgrana memecat Ernesto Valverde. Dia sempat diberitakan menjadi salah satu kandidat penerus.



Tapi, kenyataan malah berbeda lantaran Barcelona memilih Quique Setien. Kesempatan datang lagi ketika Blaugrana mendepak mantan pelatih Real Betis itu lantaran menutup musim 2019/2020 tanpa gelar, terlebih setelah dihajar Bayern Muenchen 2-8 di Liga Champions.

Sekali lagi, Pochettino harus gigi jari karena Blaugrana menunjuk Ronald Koeman untuk mengasuh Lionel Messi dkk. Hal ini mendapat respon dari pelatih berusia 48 tahun itu. Dia menyatakan kalau Camp Nou bukan tujuan utamanya.

“Mereka tidak pernah menawari saya untuk melatih Barca. Saya tidak bisa membayangkan diri saya bersama (Presiden Josep Maria) Bartomeu. Saya memang makan bersama Ramon Planes karena kami sudah bersahabat selama bertahun-tahun, sejak 2009 ketika dia datang ke Espanyol,” ucapnya.



Pochettino membeberkan bahwa impian terbesarnya adalah membesut Madrid. Walau sempat pula dikaitkan dengan Juventus, Inter Milan dan Paris Saint Germain (PSG), dia berharap bisa bertugas di Santiago Bernabeu. Intinya, dia ingin merebut jabatan Zinedine Zidane.

(Baca juga: Teofimo vs Lomachenko: Siapa Pun Pemenangnya Tak Ada Rematch!)

“Baik PSG, Juventus atau Inter Milan (tidak mengajukan proposal pada akhir musim lalu). Saya juga tidak mendapat telepon dari Benfica dan Monaco. Saya tidak perlu berbohong. Saya tidak tahu apakah bisa melatih Madrid. Tapi, itu jelas impian saya. Jika (Madrid) bukan yang terbaik di dunia, maka mereka menjadi salah satu terbaik di dunia,” tutup Pochettino, dilansir skysport.
(mirz)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top