Zidane Perlu Waspada, Pochettino Incar Kursi Pelatih Real Madrid
Sabtu, 19 September 2020 - 03:05 WIB
loading...
A
A
A
Sekali lagi, Pochettino harus gigi jari karena Blaugrana menunjuk Ronald Koeman untuk mengasuh Lionel Messi dkk. Hal ini mendapat respon dari pelatih berusia 48 tahun itu. Dia menyatakan kalau Camp Nou bukan tujuan utamanya.
“Mereka tidak pernah menawari saya untuk melatih Barca. Saya tidak bisa membayangkan diri saya bersama (Presiden Josep Maria) Bartomeu. Saya memang makan bersama Ramon Planes karena kami sudah bersahabat selama bertahun-tahun, sejak 2009 ketika dia datang ke Espanyol,” ucapnya.
Pochettino membeberkan bahwa impian terbesarnya adalah membesut Madrid. Walau sempat pula dikaitkan dengan Juventus, Inter Milan dan Paris Saint Germain (PSG), dia berharap bisa bertugas di Santiago Bernabeu. Intinya, dia ingin merebut jabatan Zinedine Zidane.
(Baca juga: Teofimo vs Lomachenko: Siapa Pun Pemenangnya Tak Ada Rematch! )
“Baik PSG, Juventus atau Inter Milan (tidak mengajukan proposal pada akhir musim lalu). Saya juga tidak mendapat telepon dari Benfica dan Monaco. Saya tidak perlu berbohong. Saya tidak tahu apakah bisa melatih Madrid. Tapi, itu jelas impian saya. Jika (Madrid) bukan yang terbaik di dunia, maka mereka menjadi salah satu terbaik di dunia,” tutup Pochettino, dilansir skysport.
“Mereka tidak pernah menawari saya untuk melatih Barca. Saya tidak bisa membayangkan diri saya bersama (Presiden Josep Maria) Bartomeu. Saya memang makan bersama Ramon Planes karena kami sudah bersahabat selama bertahun-tahun, sejak 2009 ketika dia datang ke Espanyol,” ucapnya.
Pochettino membeberkan bahwa impian terbesarnya adalah membesut Madrid. Walau sempat pula dikaitkan dengan Juventus, Inter Milan dan Paris Saint Germain (PSG), dia berharap bisa bertugas di Santiago Bernabeu. Intinya, dia ingin merebut jabatan Zinedine Zidane.
(Baca juga: Teofimo vs Lomachenko: Siapa Pun Pemenangnya Tak Ada Rematch! )
“Baik PSG, Juventus atau Inter Milan (tidak mengajukan proposal pada akhir musim lalu). Saya juga tidak mendapat telepon dari Benfica dan Monaco. Saya tidak perlu berbohong. Saya tidak tahu apakah bisa melatih Madrid. Tapi, itu jelas impian saya. Jika (Madrid) bukan yang terbaik di dunia, maka mereka menjadi salah satu terbaik di dunia,” tutup Pochettino, dilansir skysport.
(mirz)
Lihat Juga :