Javier Molina Malang, Petinju yang Terbuang Jadi Pegawai Gudang
Sabtu, 19 September 2020 - 06:53 WIB
loading...
Nestapa Javier Molina, Dari Petinju Terbuang Jadi Pegawai Gudang/Boxing Scene
A
A
A
Penderitaan Javier Molina sebagian besar disebabkan oleh perbuatannya sendiri. Seandainya atlet Olimpiade AS 2008 menganggap serius karier profesionalnya, dia tidak akan terjerumus sebegai pekerja shift yang melelahkan di gudang toko bahan makanan di City of Commerce, California, dua tahun lalu.
Selama salah satu dari 10 jam giliran kerja di "pekerjaan nyata" pertamanya, Javier Molina hanya bisa menonton sebagian dari pertarungan Vasiliy Lomachenko-Jose Pedraza di telepon genggamnya pada Desember 2018. Posisi Molina yang serbacepat sebagai pemilih pesanan menyisakan sedikit waktu untuk menonton tinju.
Baca Juga: Tiba di Italia, Luis Suarez Disoraki dan Dicibir Suporter
Penduduk asli Norwalk ini bahkan memiliki lebih sedikit waktu dan energi untuk berlatih, yang membuat Molina berpikir bahwa karier tinju nya sudah berakhir pada usia 28 tahun. "Saya harus bangkit," kata Molina pada BoxingScene.com.
’’Saya harus melakukan apa yang harus saya lakukan. Saya mengerti bahwa saya menempatkan diri saya pada posisi itu, bahwa itu adalah kesalahan saya sendiri. Itulah harga yang harus saya bayar. Tetapi setiap hari saya berjalan ke gudang itu, saya memiliki pikiran yang sama di kepala saya. Saya seperti, 'Wah, saya seharusnya tidak berada di sini. Apa yang saya lakukan?.’’
Selama salah satu dari 10 jam giliran kerja di "pekerjaan nyata" pertamanya, Javier Molina hanya bisa menonton sebagian dari pertarungan Vasiliy Lomachenko-Jose Pedraza di telepon genggamnya pada Desember 2018. Posisi Molina yang serbacepat sebagai pemilih pesanan menyisakan sedikit waktu untuk menonton tinju.
Baca Juga: Tiba di Italia, Luis Suarez Disoraki dan Dicibir Suporter
Penduduk asli Norwalk ini bahkan memiliki lebih sedikit waktu dan energi untuk berlatih, yang membuat Molina berpikir bahwa karier tinju nya sudah berakhir pada usia 28 tahun. "Saya harus bangkit," kata Molina pada BoxingScene.com.
’’Saya harus melakukan apa yang harus saya lakukan. Saya mengerti bahwa saya menempatkan diri saya pada posisi itu, bahwa itu adalah kesalahan saya sendiri. Itulah harga yang harus saya bayar. Tetapi setiap hari saya berjalan ke gudang itu, saya memiliki pikiran yang sama di kepala saya. Saya seperti, 'Wah, saya seharusnya tidak berada di sini. Apa yang saya lakukan?.’’
Lihat Juga :