Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Kamis, 11 Juni 2026 - 12:38 WIB
loading...
A
A
A
Kota Meksiko yang berada sekitar 2.240 meter di atas permukaan laut diperkirakan memberikan tantangan tambahan, terutama bagi tim yang berasal dari daerah dataran rendah dan tidak memiliki cukup waktu untuk beradaptasi. Menghadapi ancaman tersebut, FIFA telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.
Setiap pertandingan akan disertai jeda hidrasi selama tiga menit di masing-masing babak untuk membantu pemain menjaga kondisi tubuh. Selain itu, beberapa stadion telah dilengkapi atap yang dapat dibuka-tutup dan sistem pengatur suhu.
Regulasi turnamen juga memungkinkan pertandingan ditunda, dihentikan sementara, dijadwal ulang, atau dipindahkan apabila cuaca dinilai membahayakan kesehatan dan keselamatan. Meski demikian, sejumlah ahli menilai langkah tersebut belum cukup.
Minson menyarankan FIFA menerapkan protokol yang lebih ketat, termasuk memperpanjang jeda pendinginan hingga enam menit, menyediakan area pendingin yang teduh, fasilitas rendaman es darurat, serta waktu istirahat babak pertama yang lebih panjang ketika suhu mencapai tingkat berbahaya. "Jika ada pemain yang mulai kehilangan kesadaran, kebingungan, atau pingsan di lapangan, pendinginan harus dilakukan secepat mungkin," tegasnya.
Bagi FIFA, Piala Dunia 2026 merupakan ajang pembuktian kemampuan menggelar turnamen terbesar sepanjang sejarah dengan 48 peserta. Namun bagi para pemain, pelatih, dan ilmuwan olahraga, kompetisi ini juga akan menjadi ujian besar tentang bagaimana sepak bola mampu beradaptasi dengan dunia yang semakin panas akibat perubahan iklim.
Setiap pertandingan akan disertai jeda hidrasi selama tiga menit di masing-masing babak untuk membantu pemain menjaga kondisi tubuh. Selain itu, beberapa stadion telah dilengkapi atap yang dapat dibuka-tutup dan sistem pengatur suhu.
Regulasi turnamen juga memungkinkan pertandingan ditunda, dihentikan sementara, dijadwal ulang, atau dipindahkan apabila cuaca dinilai membahayakan kesehatan dan keselamatan. Meski demikian, sejumlah ahli menilai langkah tersebut belum cukup.
Minson menyarankan FIFA menerapkan protokol yang lebih ketat, termasuk memperpanjang jeda pendinginan hingga enam menit, menyediakan area pendingin yang teduh, fasilitas rendaman es darurat, serta waktu istirahat babak pertama yang lebih panjang ketika suhu mencapai tingkat berbahaya. "Jika ada pemain yang mulai kehilangan kesadaran, kebingungan, atau pingsan di lapangan, pendinginan harus dilakukan secepat mungkin," tegasnya.
Bagi FIFA, Piala Dunia 2026 merupakan ajang pembuktian kemampuan menggelar turnamen terbesar sepanjang sejarah dengan 48 peserta. Namun bagi para pemain, pelatih, dan ilmuwan olahraga, kompetisi ini juga akan menjadi ujian besar tentang bagaimana sepak bola mampu beradaptasi dengan dunia yang semakin panas akibat perubahan iklim.
(yov)
Lihat Juga :