Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Senin, 22 Juni 2026 - 13:06 WIB
loading...
Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, menegaskan bahwa pencapaian timnya di Piala Dunia 2026 akan dikenang lama, meski mereka harus melalui situasi sulit sebelum dan selama turnamen berlangsung / Foto: Sunday Guardian
A
A
A
Pelatih tim nasional Iran, Amir Ghalenoei, menegaskan bahwa pencapaian timnya di Piala Dunia 2026 akan dikenang lama, meski mereka harus melalui situasi sulit sebelum dan selama turnamen berlangsung. Iran mencuri perhatian setelah mengumpulkan dua poin dari dua hasil imbang melawan Belgia dan Selandia Baru pada laga penyisihan Grup G Piala Dunia 2026.
Hasil tersebut menjaga peluang Iran melaju ke fase gugur tetap terbuka. Namun, perjalanan Iran menuju turnamen tidak berjalan mulus. Partisipasi mereka sempat diragukan akibat konflik dengan tuan rumah turnamen, Amerika Serikat, sementara persiapan tim juga terganggu karena sejumlah lawan membatalkan laga uji coba.
"Jika saya kembali enam bulan ke belakang, kami berada dalam situasi perang selama setengah tahun, liga tidak berjalan, dan banyak tim membatalkan pertandingan melawan kami. Kami datang ke Piala Dunia dalam kondisi terburuk," ujar Ghalenoei dikutip dari BBC, Senin (22/6/2026).
Baca Juga: Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Di tengah turnamen, Iran masih menghadapi kendala logistik. Tim harus berbasis di Meksiko dan melakukan perjalanan mendadak ke Amerika Serikat untuk pertandingan, bahkan sering terbang sehari sebelum laga dan kembali di hari yang sama sesuai aturan visa.
Iran akan melakoni laga penentuan melawan Mesir di Seattle pada pertandingan terakhir Grup G, Jumat mendatang. Ghalenoei berharap timnya dapat melakukan perjalanan lebih awal, meski keputusan masih dalam peninjauan.
Kemenangan pada laga tersebut akan memastikan Iran melaju ke babak 32 besar. Namun, Ghalenoei menegaskan bahwa apa pun hasilnya, perjuangan para pemainnya sudah layak mendapat apresiasi tinggi.
Baca Juga: Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
"Para pemain layak mendapat ucapan selamat. Dengan segala kondisi yang ada, kami hanya memiliki waktu kurang dari 16 jam untuk persiapan latihan sebelum pertandingan. Ini adalah pencapaian luar biasa. Ini akan tercatat dalam sejarah sepak bola kami, dan generasi mendatang akan melihat apa yang telah kami capai," imbuh Ghalenoei.
Hasil tersebut menjaga peluang Iran melaju ke fase gugur tetap terbuka. Namun, perjalanan Iran menuju turnamen tidak berjalan mulus. Partisipasi mereka sempat diragukan akibat konflik dengan tuan rumah turnamen, Amerika Serikat, sementara persiapan tim juga terganggu karena sejumlah lawan membatalkan laga uji coba.
"Jika saya kembali enam bulan ke belakang, kami berada dalam situasi perang selama setengah tahun, liga tidak berjalan, dan banyak tim membatalkan pertandingan melawan kami. Kami datang ke Piala Dunia dalam kondisi terburuk," ujar Ghalenoei dikutip dari BBC, Senin (22/6/2026).
Baca Juga: Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Di tengah turnamen, Iran masih menghadapi kendala logistik. Tim harus berbasis di Meksiko dan melakukan perjalanan mendadak ke Amerika Serikat untuk pertandingan, bahkan sering terbang sehari sebelum laga dan kembali di hari yang sama sesuai aturan visa.
Iran akan melakoni laga penentuan melawan Mesir di Seattle pada pertandingan terakhir Grup G, Jumat mendatang. Ghalenoei berharap timnya dapat melakukan perjalanan lebih awal, meski keputusan masih dalam peninjauan.
Kemenangan pada laga tersebut akan memastikan Iran melaju ke babak 32 besar. Namun, Ghalenoei menegaskan bahwa apa pun hasilnya, perjuangan para pemainnya sudah layak mendapat apresiasi tinggi.
Baca Juga: Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
"Para pemain layak mendapat ucapan selamat. Dengan segala kondisi yang ada, kami hanya memiliki waktu kurang dari 16 jam untuk persiapan latihan sebelum pertandingan. Ini adalah pencapaian luar biasa. Ini akan tercatat dalam sejarah sepak bola kami, dan generasi mendatang akan melihat apa yang telah kami capai," imbuh Ghalenoei.
(yov)
Lihat Juga :