Performa Melempem, Dovizioso Akui Ducati Sulit Dikendarai
Rabu, 23 September 2020 - 14:35 WIB
loading...
Andrea Dovizioso. Foto/dok
A
A
A
MISANO - MotoGP 2020 sebenarnya adalah kesempatan emas Andrea Dovizioso untuk menjadi juara dunia. Sayangnya, rider Ducati itu justru tampil melempem dan kesulitan bersaing di barisan terdepan.
Absennya Marc Marquez karena cedera parah memberi harapan besar bagi Dovizioso untuk merebut titel juara dunia pertama dalam kariernya. Pada tiga musim terakhir, dia hanya selalu menjadi runner-up atau di bawah Marquez yang tampil luar biasa di atas lintasan. (Baca: Kasus Corona Capai 4.000 per Hari, IDI Berikan Dua Solusi)
Sayangnya, perjalanan Dovizioso pada musim 2020 itu juga tidak semulus apa yang diharapkan. Rider asal Italia itu berulang kali menemui jalan buntu karena titik pengereman motornya sulit dikuasai. Meski telah belajar dari kesalahan masa lalu, hingga saat ini problem tersebut tidak kunjung menemukan solusi ampuh.
Dovizioso mengakui belum bisa menguasai teknik pengereman Desmosedici GP20 sepenuhnya. Hal tersebut yang membuat penampilannya inkonsisten musim ini. Pada tiga balapan terakhir, dia tak mampu bersaing di barisan depan, termasuk hanya finis di posisi kedelapan pada GP Emilia Romagna, akhir pekan lalu.
“Saya frustrasi karena kami bekerja sangat keras untuk mencoba beradaptasi di rem, tapi saya tetap tidak bisa melakukan itu. Sangat membuat frustrasi karena pada data cukup mudah dilihat, tapi di trek sangat sulit untuk mengaplikasikannya,” ucap Dovizioso, dilansir gpone. (Baca juga: Duh! Pemerintah Tambah Sempoyongan Nanggung Beban Utang)
Meski begitu, pembalap berusia 34 tahun itu menjadi satu dari dua pembalap yang selalu meraih poin di balapan MotoGP 2020. Hal tersebut membuktikan Dovizioso bisa mencari celah dalam situasi sulit. Bahkan, dia sekarang berada di posisi puncak klasemen sementara pembalap MotoGP 2020 dengan mengoleksi 84 poin.
Namun, torehannya itu masih jauh dari kata aman, terlebih kondisi motornya belum stabil dikendarainya. Apalagi, para rivalnya juga tampil 'menggila', seperti Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha). Dia sekarang berada di posisi kedua dengan selisih satu poin. Tapi, Dovizioso justru mewaspadai Joan Mir (Suzuki Ecstar) yang berada di posisi keempat dengan 80 poin
Absennya Marc Marquez karena cedera parah memberi harapan besar bagi Dovizioso untuk merebut titel juara dunia pertama dalam kariernya. Pada tiga musim terakhir, dia hanya selalu menjadi runner-up atau di bawah Marquez yang tampil luar biasa di atas lintasan. (Baca: Kasus Corona Capai 4.000 per Hari, IDI Berikan Dua Solusi)
Sayangnya, perjalanan Dovizioso pada musim 2020 itu juga tidak semulus apa yang diharapkan. Rider asal Italia itu berulang kali menemui jalan buntu karena titik pengereman motornya sulit dikuasai. Meski telah belajar dari kesalahan masa lalu, hingga saat ini problem tersebut tidak kunjung menemukan solusi ampuh.
Dovizioso mengakui belum bisa menguasai teknik pengereman Desmosedici GP20 sepenuhnya. Hal tersebut yang membuat penampilannya inkonsisten musim ini. Pada tiga balapan terakhir, dia tak mampu bersaing di barisan depan, termasuk hanya finis di posisi kedelapan pada GP Emilia Romagna, akhir pekan lalu.
“Saya frustrasi karena kami bekerja sangat keras untuk mencoba beradaptasi di rem, tapi saya tetap tidak bisa melakukan itu. Sangat membuat frustrasi karena pada data cukup mudah dilihat, tapi di trek sangat sulit untuk mengaplikasikannya,” ucap Dovizioso, dilansir gpone. (Baca juga: Duh! Pemerintah Tambah Sempoyongan Nanggung Beban Utang)
Meski begitu, pembalap berusia 34 tahun itu menjadi satu dari dua pembalap yang selalu meraih poin di balapan MotoGP 2020. Hal tersebut membuktikan Dovizioso bisa mencari celah dalam situasi sulit. Bahkan, dia sekarang berada di posisi puncak klasemen sementara pembalap MotoGP 2020 dengan mengoleksi 84 poin.
Namun, torehannya itu masih jauh dari kata aman, terlebih kondisi motornya belum stabil dikendarainya. Apalagi, para rivalnya juga tampil 'menggila', seperti Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha). Dia sekarang berada di posisi kedua dengan selisih satu poin. Tapi, Dovizioso justru mewaspadai Joan Mir (Suzuki Ecstar) yang berada di posisi keempat dengan 80 poin
Lihat Juga :