Bottas Juara di Sochi, Setelah Hamilton Kena Hukuman
Minggu, 27 September 2020 - 20:45 WIB
loading...
Pembalap Mercedes Valtteri Bottas memenangi Grand Prix Formula 1 (F1) Rusia 2020, Minggu (27/9/2020)/foto/dok Reuters
A
A
A
SOCHI - Pembalap Mercedes Valtteri Bottas memenangi Grand Prix Formula 1 (F1) Rusia 2020 setelah menjadi yang tercepat dalam lomba di Sirkuit Sochi, Minggu (27/9/2020). Rekan Bottas, Lewis Hamilton finis ketiga setelah mendapat dua kali penalti atas pelanggaran sebelum balapan dimulai.
Ini kemenangan kedua Bottas musim ini atau yang kesembilan sepanjang karier. Pembalap finlandia itu unggul 7,729 detik atas pembalap Red Bull Racing Max Verstappen yang finis kedua. (Baca juga: Resmi Gabung Petronas Yamaha SRT, Rossi Bersyukur Masih Bisa Balapan )
Sedangkan Hamilton yang bertekad menyamai rekor Michael Schumacher sebagai pembalap yang meraih kemenangan terbanyak sepanjang sejarah F1, harus puas di tempat ketiga setelah mendapat dua kali penalti.
Harapan Hamilton pupus ketika steward mengganjar dua penalti lima detik karena memulai latihan di luar area yang ditentukan saat ia menuju ke grid. Keunggulan Hamilton atas Bottas menyusut menjadi 44 poin setelah 10 dari 17 balapan musim ini. (Baca juga: Bos Yamaha Penasaran Lihat Pembalap Yamaha Rayakan Kemenangan di Podium ).
Steward telah memberi tahu Hamilton sebelum lomba dimulai bahwa dia sedang diinvestigasi. "Apa yang terjadi? Apa yang terjadi ?” kata Hamilton ketika diberitahu tentang keputusan itu. “Di mana itu dalam buku peraturan?”
"Ini konyol," katanya melalui radio tim.
Mercedes yang dominan melanjutkan rekor memenangkan setiap Grand Prix Rusia sejak yang pertama pada tahun 2014.
Ini kemenangan kedua Bottas musim ini atau yang kesembilan sepanjang karier. Pembalap finlandia itu unggul 7,729 detik atas pembalap Red Bull Racing Max Verstappen yang finis kedua. (Baca juga: Resmi Gabung Petronas Yamaha SRT, Rossi Bersyukur Masih Bisa Balapan )
Sedangkan Hamilton yang bertekad menyamai rekor Michael Schumacher sebagai pembalap yang meraih kemenangan terbanyak sepanjang sejarah F1, harus puas di tempat ketiga setelah mendapat dua kali penalti.
Harapan Hamilton pupus ketika steward mengganjar dua penalti lima detik karena memulai latihan di luar area yang ditentukan saat ia menuju ke grid. Keunggulan Hamilton atas Bottas menyusut menjadi 44 poin setelah 10 dari 17 balapan musim ini. (Baca juga: Bos Yamaha Penasaran Lihat Pembalap Yamaha Rayakan Kemenangan di Podium ).
Steward telah memberi tahu Hamilton sebelum lomba dimulai bahwa dia sedang diinvestigasi. "Apa yang terjadi? Apa yang terjadi ?” kata Hamilton ketika diberitahu tentang keputusan itu. “Di mana itu dalam buku peraturan?”
"Ini konyol," katanya melalui radio tim.
Mercedes yang dominan melanjutkan rekor memenangkan setiap Grand Prix Rusia sejak yang pertama pada tahun 2014.
Lihat Juga :