Si Jenius Candra Wijaya Ganda Putra Sulit Ditaklukkan Seantero Bumi

loading...
Si Jenius Candra Wijaya Ganda Putra Sulit Ditaklukkan Seantero Bumi
Si Jenius Candra Wijaya Ganda Putra Sulit Ditaklukkan Seantero Bumi/BWF
Candra Wijaya dikenal sebagai pemain ganda putra jenius yang pernah menyihir jagat bulu tangkis. Candra menjadi salah satu aktor kejayaan bulu tangkis Indonesia di tahun 1990-an dan awal 2000-an. Kepandaian Candra Wijaya menonjol saat ia berpadu sangat baik dengan mitra dari berbagai gaya, terutama Sigit Budiarto dan Tony Gunawan.

Dengan intersepsi cepat Budiarto di depan net, Candra Wijaya menyiapkan amunisi berat di belakang. Bersama Tony Gunawan, Candra bisa bertukar peran dan menunjukkan kepiawaiannya di lini depan. Si Jenius Candra Wijaya menjadiganda putra sulit ditaklukkan seantero bumi.

Baca Juga: Bogeman Tyson Fury Hancurkan Anthony Joshua KO Hanya 3 Ronde!

Setelah sukses awal dengan Ade Sutrisna, Candra Wijaya menjalin kemitraan gemilang dengan Sigit Budiarto dari pertengahan 1990-an, memenangkan beberapa mahkota utama termasuk Kejuaraan Dunia pada tahun 1997. Ini adalah masa ketika Indonesia memiliki kemewahan pilihan di ganda putra, dengan berbagai kolaborasi.



Si Jenius Candra Wijaya Ganda Putra Sulit Ditaklukkan Seantero Bumi

Candra Wijaya berduet dengan Tony Gunawan

Candra terus merebut gelar bersama Tony Gunawan, sorotan mereka termasuk kemenangan All England dan World GP Finals pada 1999. Duo ini meraih kejayaan Olimpiade pada tahun 2000; Tahun berikutnya, Wijaya kembali bersama Budiarto dan sering bertemu dengan Tony Gunawan dan rekannya di perebutan gelar di beberapa kejuaraan, termasuk All England (2001) dan Kejuaraan Dunia (2005).

Baca Juga:Batal Ke Turki, Timnas Indonesia U-19 Lanjutkan TC di Kroasia

Menjelang akhir karirnya sebagai pemain independen, dan bergabung kembali dengan Tony Gunawan yang telah pindah ke AS, keduanya masih cukup bagus untuk menjuarai Indonesia Open dan Japan Open pada 2006. Bagi Indonesia, Candra merupakan bagian tak terpisahkan dari tim selama suksesnya kampanye Piala Thomas pada 1998, 2000 dan 2002.



Sorotan Karir

Olimpiade: Emas (2000)
Kejuaraan Dunia: Emas (1997); Perak (2003, 2005)
Piala Thomas: Juara (1998, 2000, 2002)
Asian Games: Tim Emas (1998)

Penghargaan Utama Lainnya
Kejuaraan Asia: Emas (1996)
Piala Dunia: Perak (2005)
All England: Juara (1999, 2003)
Final GP Dunia: Juara (1997, 1999, 2000)
Indonesia Open: Juara (1997, 2000, 2001)
(aww)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top