Jadi Pemain Terbaik Liga Europa 2019/2020, Lukaku Sindir MU: Dulu Mereka Sebut Saya Pemalas!
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 20:02 WIB
loading...
Penyerang Inter Milan Romelu menyindir bekas klubnya, Manchester United, seusai dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Eropa 2019/2020/Foto/Reuters
A
A
A
MILAN - Penyerang Inter Milan Romelu menyindir bekas klubnya, Manchester United, seusai dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Europa 2019/2020 (Europa League Player of the Season), Jumat (2/10/2020). Gol-gol Lukaku membawa Nerazzurri ke final Liga Europa di musim pertamanya.
Lukaku mencetak tujuh gol di Liga Europa 2019/2020 , meski mengakhiri musim tanpa trofi di Inter. Striker timnas Belgia itu pun yakin dia telah membuktikan kepada pihak lain yang tidak memperhitungkan dirinya selama bergabung di Old Trafford. (Baca juga: Menyoal Masa Depan Dembele, Barca Tepis Lakukan Negosiasi dengan MU ).
"Setahun lalu, ketika saya berada di Inggris, saya malas, saya tidak berlari, saya tidak melakukan ini dan itu," sindir Lukaku kepada The Times seperti dilansir Daily Mail.
"Di sini (Italia), mereka menyebut saya pekerja paling keras di ruang ganti itu. Jika Anda melihat saya bermain di sana dan di sini, maksud saya, ada peningkatan tetapi Romelu (yang sama) masih di sini." (Baca juga: Mourinho Lupakan Nostalgia dengan Penggemar Manchester United di Old Trafford ).
"Jika Anda melihat saya sekarang, Anda melihat hasil yang berbeda, Anda melihat orang seutuhnya, Anda melihat potensi sepenuhnya. Anda lihat apa yang bisa saya lakukan di Inggris."
"Mereka memanggil saya lambat, apakah saya lambat? Saya lambat? Saya tidak bisa mengimbangi permainan cepat Man United?" (Baca juga: Ronaldo-Messi Bisa Bertemu Lagi Setelah Dua Tahun ).
"Ada terlalu banyak hal kecil yang menurut saya tidak benar. Jika Anda menyebut saya lambat, saya tidak akan mencetak gol seperti saya mencetak gol kedua melawan Shakhtar Donetsk di semifinal (Liga Europa)."
Lukaku mencetak tujuh gol di Liga Europa 2019/2020 , meski mengakhiri musim tanpa trofi di Inter. Striker timnas Belgia itu pun yakin dia telah membuktikan kepada pihak lain yang tidak memperhitungkan dirinya selama bergabung di Old Trafford. (Baca juga: Menyoal Masa Depan Dembele, Barca Tepis Lakukan Negosiasi dengan MU ).
"Setahun lalu, ketika saya berada di Inggris, saya malas, saya tidak berlari, saya tidak melakukan ini dan itu," sindir Lukaku kepada The Times seperti dilansir Daily Mail.
"Di sini (Italia), mereka menyebut saya pekerja paling keras di ruang ganti itu. Jika Anda melihat saya bermain di sana dan di sini, maksud saya, ada peningkatan tetapi Romelu (yang sama) masih di sini." (Baca juga: Mourinho Lupakan Nostalgia dengan Penggemar Manchester United di Old Trafford ).
"Jika Anda melihat saya sekarang, Anda melihat hasil yang berbeda, Anda melihat orang seutuhnya, Anda melihat potensi sepenuhnya. Anda lihat apa yang bisa saya lakukan di Inggris."
"Mereka memanggil saya lambat, apakah saya lambat? Saya lambat? Saya tidak bisa mengimbangi permainan cepat Man United?" (Baca juga: Ronaldo-Messi Bisa Bertemu Lagi Setelah Dua Tahun ).
"Ada terlalu banyak hal kecil yang menurut saya tidak benar. Jika Anda menyebut saya lambat, saya tidak akan mencetak gol seperti saya mencetak gol kedua melawan Shakhtar Donetsk di semifinal (Liga Europa)."
Lihat Juga :