De Boer: Saya Bukan Pelatih Pertama yang Kalah Saat Debut

Kamis, 08 Oktober 2020 - 15:05 WIB
loading...
De Boer: Saya Bukan Pelatih Pertama yang Kalah Saat Debut
Harapan Frank De Boer untuk mencatat debut indah sebagai pelatih Belanda urung terpenuhi. Saat latih tanding melawan Meksiko, De Oranje tumbang 0-1. Foto: reuters
A A A
AMSTERDAM - Harapan Frank De Boer untuk mencatat debut indah sebagai pelatih Belanda urung terpenuhi. Saat latih tanding melawan Meksiko , penerus Ronald Koeman itu hanya bisa melihat De Oranje tumbang 0-1.

(Baca Juga: Spanyol dan Portugal Sepakat Berkolaborasi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030 )

Duel yang berlangsung di Johan Cruijff Arena, Kamis (8/10/2020) itu menjadi laga pertama De Boer setelah resmi diangkat pada 23 September. Itu sebabnya dia sangat berharap dapat memetik kemenangan.

Terlebih laga kandang itu menjadi persiapan Belanda sebelum menyambangi Bosnia & Herzegovina, pada lanjutan penyisihan Grup A1 Liga Bangsa-Bangsa Eropa (UEFA Nations League) 2020, Minggu (11/10/2020).

Tapi, kenyataannya jauh berbeda. Mungkin karena mengganti mayoritas pemain pilarnya di babak kedua, Belanda harus menerima malu setelah penalti Raul Jimenez di menit ke-60 tidak bisa dihalau kiper Tim Krul.

Ya, De Boer hanya menurunkan sejumlah pemain terbaiknya pada awal laga. Lebih lanjut, setelah rehat, dia menarik Stefan de Vrij (46), Virgil van Dijk (46), Ryan Babel (63), Georginio Wijnaldum (63) dan Steven Berghuis (63).

Meski demikian, De Boer mencoba membela diri. Nakhoda berusia 50 tahun itu menyatakan selalu ingin memenangi laga pertamanya sebagai pelatih Belanda. “Tentu saja saya sempat mendapat perasaan buruk. Tapi, saya selalu ingin menang,” ucapnya, dilansir skysport.

“Kami telah mengambil pilihan tertentu, yang saya rasa itu logis. Kami tidak memainkan sejumlah pemain. Kami masih punya dua pertandingan lagi. Selain itu, saya percaya bukan pelatih tim nasional pertama yang kalah saat debut,” lanjutnya.

De Boer mengakui hasil akhir kurang menyenangkan. Tapi, ini hanya latih tanding. Karena itu tidak perlu terlalu dipermasalahkan. “Anda bisa saja memberi alasan bahwa tidak semua pemain terbaik dimainkan,” ucapnya.

(Baca Juga: Kekecewaan Southgate pada Pemain Timnas Inggris )

“Kami tahu pemain seperti Frenkie de Jong sangat penting, dan tidak tidak bisa hadir. Tapi, jangan lupa kalau Teun Koopmeiners bermain sangat bagus di lini tengah,” pungkasnya.
(mirz)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1555 seconds (10.101#12.26)