Kekecewaan Southgate pada Pemain Timnas Inggris
Kamis, 08 Oktober 2020 - 12:35 WIB
loading...
Pelanggaran protokol yang dilakukan beberapa punggawa The Three Lions menjadi perhatian khusus sang bos Gareth Southgate. Foto/dok
A
A
A
LONDON - Kedisiplinan menjadi permasalahan pelik di tim nasional Inggris . Pelanggaran protokol yang dilakukan beberapa punggawa The Three Lions menjadi perhatian khusus sang bos Gareth Southgate. Pemain timnas seharusnya menjadi contoh publik.
Skuad Inggris kembali menjadi sorotan setelah tiga pemainnya, Ben Chilwell, Jadon Sancho, dan Tammy Abraham melanggar protokol Covid-19. Media-media Inggris melaporkan Chilwell, Sancho, dan tiga orang lainnya menghadiri pesta ulang tahun ke-23 Abraham, Sabtu (3/10/2020). (Baca: Keajaiban Surah Al-Fatihah Menyembuhkan Penyakit dan Penawar Racun)
Ketiganya memang telah meminta maaf, dengan Abraham menambahkan bahwa dia tidak menyadari pesta itu direncanakan dan sangat menyesal. Akibatnya, FA memerintahkan Chilwell, Sancho, dan Abraham menjauh dari markas latihan Inggris, St George Park, dan dipastikan tidak akan masuk skuad Inggris yang akan beruji coba melawan Wales di Wembley Stadium, dini hari nanti.
Apa yang dilakukan Chilwell, Sancho, dan Abraham membuat FA dan Southgate kecewa. Ketiganya dianggap menjadi contoh buruk di tengah krisis yang melanda Inggris karena Covid-19. Sebelumnya, Southgate juga dibuat marah besar setelah Mason Greenwood dan Phil Foden melanggar protokol kesehatan dengan membawa gadis-gadis ke hotel setelah Inggris melakoni pertandingan Nations League kontra Islandia, 5 September lalu.
Southgate mengatakan seluruh skuad mengingatkan bahwa para pemain bukan sekadar bangga bermain untuk Inggris, tapi juga perlunya menunjukkan kedisiplinan. Southgate juga akan mengingatkan para pemain bahwa mereka berada di bawah pengawasan publik yang lebih besar ketika mereka menjadi pemain internasional Inggris. (Baca juga: Miris, UU Ciptaker Tempatkan Pendidikan sebagai Komoditas yang Diperdagangkan)
Karena itu, para pemain diharapkan berperilaku baik dan memiliki kewajiban untuk mematuhi peraturan serta berhati-hati di media sosial. “Ini bukan kasus membaca aksi kerusuhan. Ini adalah kasus di mana kami menanyakan para pemain di tim mana mereka ingin terlibat dan menjadi bagian darinya. Sudah sepantasnya mereka menunjukkan sikap dan tanggung jawab yang besar," kata Southgate, dilansir mirror.co.uk.
Meski tidak diperkuat Chilwell, Sancho, dan Abraham, Southgate tidak terlalu cemas karena memiliki kedalaman skuad yang baik. Melawan Wales, dia bakal melakukan beberapa eksperimen. Nama-nama seperti Dean Henderson, Bukayo Saka, Reece James, Harvery Barnes, dan Dominic Carvert-Lewin akan diberi kesempatan melakoni debut. (Baca juga: Berpikir Positif Enyahkan Covid-19)
Skuad Inggris kembali menjadi sorotan setelah tiga pemainnya, Ben Chilwell, Jadon Sancho, dan Tammy Abraham melanggar protokol Covid-19. Media-media Inggris melaporkan Chilwell, Sancho, dan tiga orang lainnya menghadiri pesta ulang tahun ke-23 Abraham, Sabtu (3/10/2020). (Baca: Keajaiban Surah Al-Fatihah Menyembuhkan Penyakit dan Penawar Racun)
Ketiganya memang telah meminta maaf, dengan Abraham menambahkan bahwa dia tidak menyadari pesta itu direncanakan dan sangat menyesal. Akibatnya, FA memerintahkan Chilwell, Sancho, dan Abraham menjauh dari markas latihan Inggris, St George Park, dan dipastikan tidak akan masuk skuad Inggris yang akan beruji coba melawan Wales di Wembley Stadium, dini hari nanti.
Apa yang dilakukan Chilwell, Sancho, dan Abraham membuat FA dan Southgate kecewa. Ketiganya dianggap menjadi contoh buruk di tengah krisis yang melanda Inggris karena Covid-19. Sebelumnya, Southgate juga dibuat marah besar setelah Mason Greenwood dan Phil Foden melanggar protokol kesehatan dengan membawa gadis-gadis ke hotel setelah Inggris melakoni pertandingan Nations League kontra Islandia, 5 September lalu.
Southgate mengatakan seluruh skuad mengingatkan bahwa para pemain bukan sekadar bangga bermain untuk Inggris, tapi juga perlunya menunjukkan kedisiplinan. Southgate juga akan mengingatkan para pemain bahwa mereka berada di bawah pengawasan publik yang lebih besar ketika mereka menjadi pemain internasional Inggris. (Baca juga: Miris, UU Ciptaker Tempatkan Pendidikan sebagai Komoditas yang Diperdagangkan)
Karena itu, para pemain diharapkan berperilaku baik dan memiliki kewajiban untuk mematuhi peraturan serta berhati-hati di media sosial. “Ini bukan kasus membaca aksi kerusuhan. Ini adalah kasus di mana kami menanyakan para pemain di tim mana mereka ingin terlibat dan menjadi bagian darinya. Sudah sepantasnya mereka menunjukkan sikap dan tanggung jawab yang besar," kata Southgate, dilansir mirror.co.uk.
Meski tidak diperkuat Chilwell, Sancho, dan Abraham, Southgate tidak terlalu cemas karena memiliki kedalaman skuad yang baik. Melawan Wales, dia bakal melakukan beberapa eksperimen. Nama-nama seperti Dean Henderson, Bukayo Saka, Reece James, Harvery Barnes, dan Dominic Carvert-Lewin akan diberi kesempatan melakoni debut. (Baca juga: Berpikir Positif Enyahkan Covid-19)
Lihat Juga :