Inggris Jajaki Kemungkinan Menggelar Duel Tinju di Bulan Juli
loading...
A
A
A
LONDON - Berbagai upaya menggelar event olahraga di tengah pandemi virus corona terus mengemuka. Dewan Olahraga Tinju Inggris tengah menjajaki kemungkinan menggelar duel tinju di bulan Juli.
Menurut Daily Mail, Dewan Olahraga Tinju di Inggris sudah menjabarkan langkah-langkah baru, terkait pedoman kesehatan dan keselamatan petinju, wasit, penonton, juri, dan elemen pertandingan lain. Salah satu langkahnya tentu dengan memodifikasi aturan.
Masih menurut laporan yang sama, nantinya pertarungan tinju akan digelar tanpa penonton. Kemudian, petinju yang terlibat duel akan mengenakan masker, dan tidak diizinkan menggunakan ember untuk ludah.
Acara dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli 2020, dengan beberapa petinju hebat digadang-gadang bakal tampil. Meski itu semua baru sebatas rumor, promotor tinju Edie Hearn optimistis duel bisa terjadi dalam waktu dekat.
“Baca saja pedoman mereka untuk mengembalikan tinju. Hambatan besar untuk diatasi, tapi ketika saatnya tiba, kita akan siap,” kata Edie Hearn dikutip Daily Mail.
Jika jadi, nantinya pertarungan tinjut tidak akan melibatkan gadis pembawa papan ronde, kemudian wasit tidak diizinkan melepas masker. Jurnalis foto yang meliput pertarungan juga tidak bisa sebebas dulu memotret dari sekitar ring.
Menurut Daily Mail, Dewan Olahraga Tinju di Inggris sudah menjabarkan langkah-langkah baru, terkait pedoman kesehatan dan keselamatan petinju, wasit, penonton, juri, dan elemen pertandingan lain. Salah satu langkahnya tentu dengan memodifikasi aturan.
Masih menurut laporan yang sama, nantinya pertarungan tinju akan digelar tanpa penonton. Kemudian, petinju yang terlibat duel akan mengenakan masker, dan tidak diizinkan menggunakan ember untuk ludah.
Acara dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli 2020, dengan beberapa petinju hebat digadang-gadang bakal tampil. Meski itu semua baru sebatas rumor, promotor tinju Edie Hearn optimistis duel bisa terjadi dalam waktu dekat.
“Baca saja pedoman mereka untuk mengembalikan tinju. Hambatan besar untuk diatasi, tapi ketika saatnya tiba, kita akan siap,” kata Edie Hearn dikutip Daily Mail.
Jika jadi, nantinya pertarungan tinjut tidak akan melibatkan gadis pembawa papan ronde, kemudian wasit tidak diizinkan melepas masker. Jurnalis foto yang meliput pertarungan juga tidak bisa sebebas dulu memotret dari sekitar ring.
(bbk)