Sambangi Italia, Pelatih Belanda Akui Apapun Bisa Terjadi
Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:42 WIB
loading...
A
A
A
“Bertanding tiga kali dalam delapan hari jelas sangat menyiksa. Apalagi, banyak diantara para pemain yang juga harus bermain bersama klub. Itu harus Anda perhatikan pula. Artinya, persaingan tidak selalu berjalan seperti yang Anda harapkan,” ucap De Boer.
De Boer berharap Belanda mendapat banyak pelajaran dari dua laga terbarunya, terutama saat bentrok Bosnia. “Kami tidak bermain dengan baik saat melawan Bosnia. Tapi, kami masih bisa menciptakan lima peluang bagus,” lanjutnya, dilansir skysport.
Meski prestasi Belanda di Liga Bangsa-Bangsa Eropa kurang memuaskan, De Boer optimistis bisa merebut posisi pertama Grup A1 dan melaju ke semifinal. Sebab, selisihnya dengan Italia hanya satu poin.
(Baca Juga: Jerman Ditahan Swiss, Toni Kroos : Hasil Lebih Penting Dibanding Penampilan )
Dia juga yakin De Oranje dapat menjauh dari kejaran Polandia yang sama-sama mendulang empat poin. “Persaingan di grup masih terbuka cukup lebar. Kami telah mengoleksi empat poin, dan Italia punya lima poin. Jadi Apapun bisa terjadi,” pungkasnya.
De Boer berharap Belanda mendapat banyak pelajaran dari dua laga terbarunya, terutama saat bentrok Bosnia. “Kami tidak bermain dengan baik saat melawan Bosnia. Tapi, kami masih bisa menciptakan lima peluang bagus,” lanjutnya, dilansir skysport.
Meski prestasi Belanda di Liga Bangsa-Bangsa Eropa kurang memuaskan, De Boer optimistis bisa merebut posisi pertama Grup A1 dan melaju ke semifinal. Sebab, selisihnya dengan Italia hanya satu poin.
(Baca Juga: Jerman Ditahan Swiss, Toni Kroos : Hasil Lebih Penting Dibanding Penampilan )
Dia juga yakin De Oranje dapat menjauh dari kejaran Polandia yang sama-sama mendulang empat poin. “Persaingan di grup masih terbuka cukup lebar. Kami telah mengoleksi empat poin, dan Italia punya lima poin. Jadi Apapun bisa terjadi,” pungkasnya.
(mirz)
Lihat Juga :