Sombong, Ibra Merasa Tidak Bisa Lagi Dihentikan Usai Dua Kali Koyak Gawang Inter
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Torehan itu membantu Ibrahimovic masuk jajaran top skorer sementara Serie A, setara dengan Alenjandro Gomez (Atalanta), Hirving Lozano (Napoli) dan Lukaku. Namun, ini juga membuat mantan bomber Barcelona itu sedikit jumawa.
“(Agen) Mino Raiola menyarankan saya untuk kembali ke Eropa. Mereka mengatakan kalau Milan membutuhkan saya, jadi saya datang. Saya sekarang merasa menjadi pemain yang lebih lengkap dibandingkan 10 tahun lalu. Jika saya punya level kebugaran seperti 10 tahun lalu, tidak ada yang bisa menghentikan saya. Sekarang mereka juga tidak akan bisa menghentikan saya,” ujarnya.
Ibra sangat gembira bisa membatu Milan meraih kemenangan atas Inter. Sebab, ini menyudahi penantian selama hampir sempat musim. “Milan belum pernah memenangi derby selama empat tahun. Saya juga harus menjalani isolasi di rumah selama dua pekan. Jadi, saya sangat lapar dan itu terlihat di lapangan,” lanjutnya, dilansir skysport.
(Baca Juga: Guardiola Cetak 500 Kemenangan sebagai Pelatih )
“Saya sempat kehilangan sedikit indera pengecap. Tapi, saya terus melakukan tes swab setiap tiga hari dan tidak ada yang bisa mencegah saya untuk tampil di derby. Saya sempat kecewa karena penaltinya bisa dihalau. Tapi, yang terpenting tim ini menang,” pungkasnya.
“(Agen) Mino Raiola menyarankan saya untuk kembali ke Eropa. Mereka mengatakan kalau Milan membutuhkan saya, jadi saya datang. Saya sekarang merasa menjadi pemain yang lebih lengkap dibandingkan 10 tahun lalu. Jika saya punya level kebugaran seperti 10 tahun lalu, tidak ada yang bisa menghentikan saya. Sekarang mereka juga tidak akan bisa menghentikan saya,” ujarnya.
Ibra sangat gembira bisa membatu Milan meraih kemenangan atas Inter. Sebab, ini menyudahi penantian selama hampir sempat musim. “Milan belum pernah memenangi derby selama empat tahun. Saya juga harus menjalani isolasi di rumah selama dua pekan. Jadi, saya sangat lapar dan itu terlihat di lapangan,” lanjutnya, dilansir skysport.
(Baca Juga: Guardiola Cetak 500 Kemenangan sebagai Pelatih )
“Saya sempat kehilangan sedikit indera pengecap. Tapi, saya terus melakukan tes swab setiap tiga hari dan tidak ada yang bisa mencegah saya untuk tampil di derby. Saya sempat kecewa karena penaltinya bisa dihalau. Tapi, yang terpenting tim ini menang,” pungkasnya.
(mirz)
Lihat Juga :