Generasi Baru 'Perang Bintang' El Clasico
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Koeman tidak menampik jika kemenangan di Liga Champions menebalkan asa Barca dalam melakoni El Clasico. Dia mengatakan timnya masih memiliki masalah konsistensi karena terkadang menurunkan ritme dan tekanan. Kendati demikian, Koeman menilai Barca masih dalam proses berkembang dan akan terus berupaya meningkatkan level permainannya.
“Saya tidak dapat meminta lebih banyak dari tim ini sekarang. Kami melakukannya dengan baik. Kami belum memenangi setiap pertandingan, jadi kami bisa meningkatkannya. Kami memiliki masa depan yang cerah,” kata Koeman dilansir Marca.
Kemenangan atas Madrid sangat penting guna mendongkrak posisi Barca yang saat ini berkutat di peringkat kesembilan klasemen sementara Primera Liga (tujuh poin). Barca juga didukung statistik, belum terkalahkan dalam empat pertandingan kandang Primera Liga terakhir kontra Madrid sejak April 2016.
Hal itu jelas menjadi indikasi Madrid bakal mendapatkan tantangan besar. Los Blancos harus berjuang keras karena secara kedalaman skuad mereka mengalami penurunan kualitas. Kebijakan Madrid yang tidak mendatangkan pemain-pemain baru di bursa transfer musim panas lalu sangat berpengaruh. (Baca juga: Angka KDRT Turun karena Tak Terdeteksi Pandemi Corona)
Pemain senior Madrid yang tergolong masih konsisten mungkin Sergio Ramos, Karim Benzema, Marcelo, Luka Modric, Toni Kroos, Isco, Raphael Varane, dan Thibaut Courtois. Sementara, Eden Hazard dan Marco Asensio masih kesulitan menemukan ritme.
Beban berat harus dipikul Vinicius Jr, Rodrygo Goes, Luka Jovic, Eder Militao, Nacho Monreal, dan Fede Valverde. Pernah merasakan atmosfer El Clasico sebelumnya, beberapa di antara mereka kini mengemban tanggung jawab besar.
Tipisnya kedalaman skuad berdampak negatif terhadap kinerja Madrid. Tercatat, Los Blancos menelan dua kekalahan beruntun di dua pertandingan terakhir semua kompetisi, yakni takluk 0-1 dari tim promosi, Cadiz di Primera Liga, Sabtu (17/10) dan 2-3 dari Shakhtar Donetsk di fase Grup B Liga Champions, Rabu (21/10).
“Saya tidak dapat meminta lebih banyak dari tim ini sekarang. Kami melakukannya dengan baik. Kami belum memenangi setiap pertandingan, jadi kami bisa meningkatkannya. Kami memiliki masa depan yang cerah,” kata Koeman dilansir Marca.
Kemenangan atas Madrid sangat penting guna mendongkrak posisi Barca yang saat ini berkutat di peringkat kesembilan klasemen sementara Primera Liga (tujuh poin). Barca juga didukung statistik, belum terkalahkan dalam empat pertandingan kandang Primera Liga terakhir kontra Madrid sejak April 2016.
Hal itu jelas menjadi indikasi Madrid bakal mendapatkan tantangan besar. Los Blancos harus berjuang keras karena secara kedalaman skuad mereka mengalami penurunan kualitas. Kebijakan Madrid yang tidak mendatangkan pemain-pemain baru di bursa transfer musim panas lalu sangat berpengaruh. (Baca juga: Angka KDRT Turun karena Tak Terdeteksi Pandemi Corona)
Pemain senior Madrid yang tergolong masih konsisten mungkin Sergio Ramos, Karim Benzema, Marcelo, Luka Modric, Toni Kroos, Isco, Raphael Varane, dan Thibaut Courtois. Sementara, Eden Hazard dan Marco Asensio masih kesulitan menemukan ritme.
Beban berat harus dipikul Vinicius Jr, Rodrygo Goes, Luka Jovic, Eder Militao, Nacho Monreal, dan Fede Valverde. Pernah merasakan atmosfer El Clasico sebelumnya, beberapa di antara mereka kini mengemban tanggung jawab besar.
Tipisnya kedalaman skuad berdampak negatif terhadap kinerja Madrid. Tercatat, Los Blancos menelan dua kekalahan beruntun di dua pertandingan terakhir semua kompetisi, yakni takluk 0-1 dari tim promosi, Cadiz di Primera Liga, Sabtu (17/10) dan 2-3 dari Shakhtar Donetsk di fase Grup B Liga Champions, Rabu (21/10).
Lihat Juga :