Maverick Vinales Nyerah Kejar Raihan Poin Joan Mir
Senin, 26 Oktober 2020 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
"Jika motornya bekerja dengan baik, kami akan bagus. Jika tidak berhasil, kami akan berusaha bertahan dan berusaha memberikan hasil yang maksimal," terangnya.
Saat ditanya bagaimana dengan motor Franco Morbidelli yang di GP Teruel jadi jawara."Pada dasarnya DNA Yamaha, kecepatan berbelok dan menikung," tegasnya. (Baca juga : Ketiban Durian Runtuh, Morbidelli Juara MotoGP Teruel )
Menjelaskan apa yang salah dalam balapan, Vinales mengatakan dia tidak memiliki grip dari lap ketiga pada ban belakangnya yang lembut dan banyak masalah di ban depan. "Kami tidak memiliki cengkeraman pada ban selama semua balapan ini, saya memiliki banyak masalah di motor," tambahnya. (Lihat juga : Hasil MotoGP Teruel 2020: Morbidelli Juara di Sirkuit Aragon )
"Itu sangat rumit, tapi bagaimanapun tujuannya telah tercapai. Saya mengambil satu poin dari Fabio Quartararo. Ini adalah tujuan kami menjadi Yamaha 2020 pertama. Itu yang bisa kita lakukan. Jadi, sekarang orang-orang perlu menganalisis Valencia, untuk mendapatkan data dan menjadi lebih baik, lebih cepat." (Baca juga : Demi Podium di MotoGP Teruel, Vinales Bakal Hemat Ban hingga 10 Lap Terakhir )
"Saya mencoba hari ini untuk melakukan pekerjaan. Saya pikir hari ini bisa menjadi jauh lebih buruk karena masalah yang saya alami sangat sulit untuk dikelola dan tetap di motor. Saya tidak senang, tapi puas saya selesai di depan Fabio," pungkasnya.
Saat ditanya bagaimana dengan motor Franco Morbidelli yang di GP Teruel jadi jawara."Pada dasarnya DNA Yamaha, kecepatan berbelok dan menikung," tegasnya. (Baca juga : Ketiban Durian Runtuh, Morbidelli Juara MotoGP Teruel )
Menjelaskan apa yang salah dalam balapan, Vinales mengatakan dia tidak memiliki grip dari lap ketiga pada ban belakangnya yang lembut dan banyak masalah di ban depan. "Kami tidak memiliki cengkeraman pada ban selama semua balapan ini, saya memiliki banyak masalah di motor," tambahnya. (Lihat juga : Hasil MotoGP Teruel 2020: Morbidelli Juara di Sirkuit Aragon )
"Itu sangat rumit, tapi bagaimanapun tujuannya telah tercapai. Saya mengambil satu poin dari Fabio Quartararo. Ini adalah tujuan kami menjadi Yamaha 2020 pertama. Itu yang bisa kita lakukan. Jadi, sekarang orang-orang perlu menganalisis Valencia, untuk mendapatkan data dan menjadi lebih baik, lebih cepat." (Baca juga : Demi Podium di MotoGP Teruel, Vinales Bakal Hemat Ban hingga 10 Lap Terakhir )
"Saya mencoba hari ini untuk melakukan pekerjaan. Saya pikir hari ini bisa menjadi jauh lebih buruk karena masalah yang saya alami sangat sulit untuk dikelola dan tetap di motor. Saya tidak senang, tapi puas saya selesai di depan Fabio," pungkasnya.
(bbk)
Lihat Juga :