Pogba Murka, Bantah Mundur dari Timnas Prancis karena Komentar Macron
Senin, 26 Oktober 2020 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
“Saya ngeri, marah, terkejut, dan frustrasi, beberapa sumber 'media' menggunakan saya untuk membuat berita utama palsu tentang peristiwa terkini di Prancis dan menambahkan tim nasional Prancis ke dalam pot. (Baca juga: Negosiasi Kontrak Baru Ramos Bersama Madrid Alami Dead Lock ).
“Saya menentang segala bentuk teror dan kekerasan. Sayangnya, beberapa insan pers tidak bertindak secara bertanggung jawab saat menulis berita."
"Mereka menyalahgunakan kebebasan pers, tidak memverifikasi apakah yang mereka tulis atau reproduksi itu benar, menciptakan rantai gosip tanpa peduli (jika) hal itu memengaruhi kehidupan orang dan hidup saya.”
Pogba menambahkan, pihaknya sedang melakukan tindakan hukum terhadap penerbit tersebut.
Laporan itu muncul beberapa hari setelah Macron memberikan penghormatan kepada seorang guru sejarah Prancis Samuel Paty yang dipenggal kepalanya oleh seorang radikalis karena menggunakan kartun Nabi Muhammad di sebuah kelas tentang kebebasan berekspresi untuk anak berusia 13 tahun.
“Saya menentang segala bentuk teror dan kekerasan. Sayangnya, beberapa insan pers tidak bertindak secara bertanggung jawab saat menulis berita."
"Mereka menyalahgunakan kebebasan pers, tidak memverifikasi apakah yang mereka tulis atau reproduksi itu benar, menciptakan rantai gosip tanpa peduli (jika) hal itu memengaruhi kehidupan orang dan hidup saya.”
Pogba menambahkan, pihaknya sedang melakukan tindakan hukum terhadap penerbit tersebut.
Laporan itu muncul beberapa hari setelah Macron memberikan penghormatan kepada seorang guru sejarah Prancis Samuel Paty yang dipenggal kepalanya oleh seorang radikalis karena menggunakan kartun Nabi Muhammad di sebuah kelas tentang kebebasan berekspresi untuk anak berusia 13 tahun.
pic.twitter.com/k6caKkUzid — Paul Pogba (@paulpogba) October 26, 2020
(sha)
Lihat Juga :