Kinerja Tim Mengkhawatirkan, Ada Apa Inter?
Senin, 02 November 2020 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
“Ini bukan pertandingan pertama yang kami kuasai, tetapi hampir kalah. Jika Anda tidak mencetak gol dalam sepak bola, Anda tidak menang. Namun sekali lagi, kami melewatkan banyak peluang, kami melakukan banyak kesalahan dan itu tidak bagus. Kami membutuhkan tekad dan ketelitian. Itulah yang dilakukan Parma karena mereka mencetak dua gol dengan dua peluang," keluh Conte seperti dilansir football-italia.net. (Baca juga: Banyak Kaum Santri Sudah Berperan di Kancah Internasional)
Absennya Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez karena cedera otot diduga membuat lini depan Inter kehilangan taring. Lautaro Martinez dan Andrea Pinamonti yang diandalkan sebagai penyerang kehilangan taji. Tapi Conte enggan menjadikannya sebagai alasan. Dia menilai siapa pun yang bermain memiliki tanggung jawab sama besar terhadap tim.
Conte jelas harus berbenah mengingat Inter tidak memiliki banyak waktu karena bakal bertolak ke Spanyol untuk menghadapi Real Madrid pada pertandingan Grup B Liga Champions, Rabu (4/10). I Nerazzurri wajib meraih kemenangan guna menjaga kans melaju ke fase knockout.
“Kami menciptakan peluang, tapi masalahnya adalah finishing. Ini bukan hanya tentang penyerang, tetapi juga bek sayap, gelandang, bek. Ketika menyerang, kami melibatkan banyak pemain, tetapi untuk kesekian kalinya kami tidak tepat atau tidak cukup bagus ketika mencapai posisi mencetak gol,” urai Conte.
Bila Conte menyalahkan ketidakmampuan timnya menambah gol, CEO Inter Giuseppe Marotta justru mengkritisi VAR yang dinilainya tidak berfungsi dengan baik. Dia menganggap di babak kedua Inter sebenarnya pantas mendapatkan penalti setelah Perisic dijatuhkan bek Parma, Norbeth Balogh, tetapi wasit Marco Piccinini tidak menganggapnya pelanggaran.
Absennya Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez karena cedera otot diduga membuat lini depan Inter kehilangan taring. Lautaro Martinez dan Andrea Pinamonti yang diandalkan sebagai penyerang kehilangan taji. Tapi Conte enggan menjadikannya sebagai alasan. Dia menilai siapa pun yang bermain memiliki tanggung jawab sama besar terhadap tim.
Conte jelas harus berbenah mengingat Inter tidak memiliki banyak waktu karena bakal bertolak ke Spanyol untuk menghadapi Real Madrid pada pertandingan Grup B Liga Champions, Rabu (4/10). I Nerazzurri wajib meraih kemenangan guna menjaga kans melaju ke fase knockout.
“Kami menciptakan peluang, tapi masalahnya adalah finishing. Ini bukan hanya tentang penyerang, tetapi juga bek sayap, gelandang, bek. Ketika menyerang, kami melibatkan banyak pemain, tetapi untuk kesekian kalinya kami tidak tepat atau tidak cukup bagus ketika mencapai posisi mencetak gol,” urai Conte.
Bila Conte menyalahkan ketidakmampuan timnya menambah gol, CEO Inter Giuseppe Marotta justru mengkritisi VAR yang dinilainya tidak berfungsi dengan baik. Dia menganggap di babak kedua Inter sebenarnya pantas mendapatkan penalti setelah Perisic dijatuhkan bek Parma, Norbeth Balogh, tetapi wasit Marco Piccinini tidak menganggapnya pelanggaran.
Lihat Juga :