Lebih Baik Crutchlow atau Dovizioso di Yamaha? Ini Penilaian The Doctor
Rabu, 18 November 2020 - 15:03 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu Rossi mengatakan seandainya Cal Crutchlow punya motivasi yang besar, maka motor YZR M-1 juga akan berkembang. “Crutchlow juga terus membalap. Jadi, jika dia punya motivasi yang tinggi, dia adalah pembalap yang bisa membawa motor hingga pada batasannya,” imbuh pria berkebangsaan Italia tersebut. (Baca juga: Pengakuan Pol Espargaro Setelah Meraih Lima Podium ).
Sebetulnya, Yamaha juga menawari Andrea Dovizioso sebagai pembalap tes. Namun, rider berusia 34 tahun itu menolak tawaran dari Yamaha. Ia lebih memilih mengambil cuti sembari menanti adanya proyek bagus yang bisa membawanya menjadi juara dunia MotoGP.
Pembalap tes sudah didapat, selanjutnya adalah serius menjalankan program tersebut. Menurut Valentino Rossi, Yamaha perlu serius menjalankan program tes di Eropa. Sebab, kelalaian yang dilakukan sepanjang MotoGP 2020, berdampak pada motor yang kurang kompetitif.
“Pertama-tama ada masalah mendasar. Hingga 2020, tim-tim lain memiliki program tes aktif di Eropa bersama pembalap Eropa seperti (Michele) Pirro, (Dani) Pedrosa, dan (Stefan) Bradl,” terang Valentino Rossi.
“Yamaha tidak memiliki tim seperti itu. Hanya ada program tes yang dilakukan di Jepang, bersama dengan pembalap Jepang. Masalah terbesarnya bukan itu, tetapi pembalap tes melaju di sirkuit yang tidak ada kaitannya dengan yang dipakai di Eropa,” kritik pembalap kelahiran Tavullia itu.
Sebetulnya, Yamaha juga menawari Andrea Dovizioso sebagai pembalap tes. Namun, rider berusia 34 tahun itu menolak tawaran dari Yamaha. Ia lebih memilih mengambil cuti sembari menanti adanya proyek bagus yang bisa membawanya menjadi juara dunia MotoGP.
Pembalap tes sudah didapat, selanjutnya adalah serius menjalankan program tersebut. Menurut Valentino Rossi, Yamaha perlu serius menjalankan program tes di Eropa. Sebab, kelalaian yang dilakukan sepanjang MotoGP 2020, berdampak pada motor yang kurang kompetitif.
“Pertama-tama ada masalah mendasar. Hingga 2020, tim-tim lain memiliki program tes aktif di Eropa bersama pembalap Eropa seperti (Michele) Pirro, (Dani) Pedrosa, dan (Stefan) Bradl,” terang Valentino Rossi.
“Yamaha tidak memiliki tim seperti itu. Hanya ada program tes yang dilakukan di Jepang, bersama dengan pembalap Jepang. Masalah terbesarnya bukan itu, tetapi pembalap tes melaju di sirkuit yang tidak ada kaitannya dengan yang dipakai di Eropa,” kritik pembalap kelahiran Tavullia itu.
(sha)
Lihat Juga :