Bisakah Guardiola Perbaiki Masalah di Musim Ini?
Jum'at, 20 November 2020 - 08:33 WIB
loading...
A
A
A
Ini adalah penyederhanaan yang berlebihan dari peran Silva, tetapi dia membuat tim bekerja tanpa harus mengorbankan kreativitasnya untuk melakukannya. Phil Foden awalnya dianggap mampu menggantikan peran Silva, namun faktanya dia sulit menyamakan permainannya dengan Silva. Foden lebih suka melakukan serangan bukan pemain penyeimbang permainan.
Bernardo memang memiliki sejumlah kesamaan - bola menempel di kakinya dan dia tahan tekanan, tetapi meskipun demikian, dia tidak dapat mengontrol tempo seperti Silva dan kesulitan untuk menciptakan peluang mencetak gol ketika memulai sebagai gelandang yang lebih dalam. Opsi ketiga, Ilkay Gundogan, mungkin yang paling cocok.
Gelandang asal Jerman mengontrol tempo dengan mudah dan memiliki jangkauan asli untuk umpannya, sedangkan Foden dan Bernardo tampaknya bermain dalam radius yang lebih pendek. Namun demikian, perlu diketahui ketika Gundogan dan Rodri tampil bersama, City memiliki presentase 65% kemenangan di Liga Primer Inggris, dengan rekor poin per pertandingan 2,1.
3. Serangan
Manchester City membukukan rekor terpanjang tanpa mencetak dua gol dalam satu pertandingan di bawah asuhan Guardiola. Pasalnya, City hanya mampu membukukan 10 gol dalam tujuh pertandingan di Liga Primer Inggris musim ini.
Jumlah itu jauh lebih sedikit ketimbang musim lalu (27). Saat membandingkan berdasarkan per pertandingan melawan musim lalu, jumlah gol yang dicetak pemain depan mengalami penurunan.
Saat mencari alasan mengapa penurunan besar terjadi, yang paling mudah adalah menunjukkan absennya Sergio Aguero dan Gabriel Jesus secara reguler, dua pemburu sejati yang pergerakannya secara alami menciptakan peluang yang lebih baik.
Bernardo memang memiliki sejumlah kesamaan - bola menempel di kakinya dan dia tahan tekanan, tetapi meskipun demikian, dia tidak dapat mengontrol tempo seperti Silva dan kesulitan untuk menciptakan peluang mencetak gol ketika memulai sebagai gelandang yang lebih dalam. Opsi ketiga, Ilkay Gundogan, mungkin yang paling cocok.
Gelandang asal Jerman mengontrol tempo dengan mudah dan memiliki jangkauan asli untuk umpannya, sedangkan Foden dan Bernardo tampaknya bermain dalam radius yang lebih pendek. Namun demikian, perlu diketahui ketika Gundogan dan Rodri tampil bersama, City memiliki presentase 65% kemenangan di Liga Primer Inggris, dengan rekor poin per pertandingan 2,1.
3. Serangan
Manchester City membukukan rekor terpanjang tanpa mencetak dua gol dalam satu pertandingan di bawah asuhan Guardiola. Pasalnya, City hanya mampu membukukan 10 gol dalam tujuh pertandingan di Liga Primer Inggris musim ini.
Jumlah itu jauh lebih sedikit ketimbang musim lalu (27). Saat membandingkan berdasarkan per pertandingan melawan musim lalu, jumlah gol yang dicetak pemain depan mengalami penurunan.
Saat mencari alasan mengapa penurunan besar terjadi, yang paling mudah adalah menunjukkan absennya Sergio Aguero dan Gabriel Jesus secara reguler, dua pemburu sejati yang pergerakannya secara alami menciptakan peluang yang lebih baik.
(mirz)
Lihat Juga :