Bisakah Guardiola Perbaiki Masalah di Musim Ini?

Jum'at, 20 November 2020 - 08:33 WIB
loading...
Bisakah Guardiola Perbaiki...
Posisi Pep Guardiola di Manchester City sudah aman. Sekarang pelatih berkepala plotos itu tinggal memikirkan pekerjaan selanjutnya / Foto: Livescore
A A A
MANCHESTER - Posisi Pep Guardiola di Manchester City sudah aman. Sekarang pelatih berkepala plotos itu tinggal memikirkan pekerjaan selanjutnya.

Perjalanan Guardiola bersama City sebenarnya tidak terlalu buruk. Di kompetisi domestik, dia telah banyak menyumbangkan trofi buat klub. Total, enam trofi sudah diraih The Citizens sejak pelatih asal Spanyol itu tiba di Etihad pada 2016 lalu. (Baca juga: Perpanjang Kontrak, Guardiola Akui Manchester City Telah Berikan Segalanya )

Di musim terakhirnya, tanda tanya besar sempat menghantui Guardiola ketika City menorehkan awal terburuk dalam sejarah klub dengan meraup 12 poin dan berada di urutan 10 pada klasemen sementara Liga Primer Inggris. Masa depannya pun terancam, namun Guardiola mampu mendapatkan dukungan yang baik.

Sekarang Guardiola harus mengejar defisit enam poin dari Leicester City. Dan, dengan satu pertandingan di tangan, itu tidak seburuk kedengarannya. (Baca juga: Urusan Belum Selesai, Guardiola Masih Penasaran Trofi Liga Champions )

Bagaimanapun, City tidak akan memberi Pep Guardiola kontrak baru selama dua tahun jika mereka tidak benar-benar percaya bahwa dia adalah orang yang tepat untuk merebut mahkota kembali dari Liverpool. Pertanyaan pun muncul, bisakan Guardiola perbaiki maslaah di musim ini?

Berikut 3 Masalah yang Perlu Diperbaiki Guardiola:

1. Pertahanan

Sangat awal untuk mengatakan ini, tetapi jika tak ditangani maka masalah ini menjadi serius. Pada 27 September misalnya, Leicester pergi ke Etihad Stadium dan mengalahkan City hingga menyerah, mencetak lima gol dari tujuh tembakan, dengan tiga di antaranya datang dari titik penalti.

Dalam pertandingan ke-10.911 dalam sejarah Liga Primer, sebuah tim kebobolan tiga gol penalti dalam satu pertandingan untuk pertama kalinya. Dalam pertandingan ke-686 dalam karier manajerial Guardiola, pria Spanyol itu kebobolan lima gol dalam satu pertandingan untuk pertama kalinya.

Semua kelemahan City terungkap dalam rentetan 51 menit. Klub telah mencoba untuk mendapatkan bek tengah baru sepanjang musim panas, dan mereka baru mendapatkan Dias pada 29 September.

Klub sekarang tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan di semua kompetisi sejak kekalahan Leicester itu, hanya kebobolan empat gol. Dias telah terbukti menjadi pelapis sempurna untuk Aymeric Laporte yang halus, tenang, dan presisi. Dia dengan cepat disamakan dengan Vincent Kompany dan sulit untuk sepenuhnya menghilangkan perbandingan itu, dengan keduanya berbagi agresi dan intensitas nyata dalam permainan bertahan mereka, dan tidak pernah pergi 30 detik tanpa mengantar orang-orang di sekitar mereka ke posisi.

Pertahanan City tampaknya telah diperbaiki, sekarang menempati peringkat terbaik kedua di divisi musim ini untuk gol yang diharapkan per pertandingan (tidak termasuk penalti) - 0,8.

2. Lini Tengah

Anda bisa lebih atau kurang menjamin bahwa, kecuali cedera atau istirahat, Kevin De Bruyne dan Rodri akan memulai setiap pertandingan untuk City musim ini. Masalahnya adalah gelandang ketiga dan ketidakmungkinan mengganti pria seperti David Silva, yang keahliannya terasa lebih unik sekarang hilang.

Ini adalah penyederhanaan yang berlebihan dari peran Silva, tetapi dia membuat tim bekerja tanpa harus mengorbankan kreativitasnya untuk melakukannya. Phil Foden awalnya dianggap mampu menggantikan peran Silva, namun faktanya dia sulit menyamakan permainannya dengan Silva. Foden lebih suka melakukan serangan bukan pemain penyeimbang permainan.

Bernardo memang memiliki sejumlah kesamaan - bola menempel di kakinya dan dia tahan tekanan, tetapi meskipun demikian, dia tidak dapat mengontrol tempo seperti Silva dan kesulitan untuk menciptakan peluang mencetak gol ketika memulai sebagai gelandang yang lebih dalam. Opsi ketiga, Ilkay Gundogan, mungkin yang paling cocok.

Gelandang asal Jerman mengontrol tempo dengan mudah dan memiliki jangkauan asli untuk umpannya, sedangkan Foden dan Bernardo tampaknya bermain dalam radius yang lebih pendek. Namun demikian, perlu diketahui ketika Gundogan dan Rodri tampil bersama, City memiliki presentase 65% kemenangan di Liga Primer Inggris, dengan rekor poin per pertandingan 2,1.

3. Serangan

Manchester City membukukan rekor terpanjang tanpa mencetak dua gol dalam satu pertandingan di bawah asuhan Guardiola. Pasalnya, City hanya mampu membukukan 10 gol dalam tujuh pertandingan di Liga Primer Inggris musim ini.

Jumlah itu jauh lebih sedikit ketimbang musim lalu (27). Saat membandingkan berdasarkan per pertandingan melawan musim lalu, jumlah gol yang dicetak pemain depan mengalami penurunan.

Saat mencari alasan mengapa penurunan besar terjadi, yang paling mudah adalah menunjukkan absennya Sergio Aguero dan Gabriel Jesus secara reguler, dua pemburu sejati yang pergerakannya secara alami menciptakan peluang yang lebih baik.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Manchester City Jadi...
Manchester City Jadi Klub dengan Wakil Terbanyak di Piala Dunia 2026
Erling Haaland Cetak...
Erling Haaland Cetak Sejarah, Raih Sepatu Emas Liga Inggris untuk Ketiga Kalinya
Pep Guardiola Pamit...
Pep Guardiola Pamit ke Fans Manchester City: Kenapa Kalian Sangat Mencintaiku?
Pep Guardiola Tinggalkan...
Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City setelah 10 Tahun Penuh Trofi
London Utara Pecah!...
London Utara Pecah! Fans Arsenal Turun ke Jalan Rayakan Gelar Liga Inggris
Arsenal Akhirnya Juara...
Arsenal Akhirnya Juara Liga Inggris, Penantian 22 Tahun Berakhir
Manchester City Gandeng...
Manchester City Gandeng Perusahaan Minuman untuk Perluas Pasar di Asia Tenggara
Riwayat Pendidikan Pep...
Riwayat Pendidikan Pep Guardiola, Pelatih Manchester City yang Dapat Gelar Doktor dari University of Manchester
Manchester City Gagal...
Manchester City Gagal Juara Piala FA, Pep di Ujung Tanduk?
Special Bola
Daftar Top Skor Piala...
Bola Dunia
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Lionel Messi Teratas Ungguli Kylian Mbappe dan Erling Haaland!
Hasil Akhir Timnas Argentina...
Bola Dunia
Hasil Akhir Timnas Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026 : Messi Hattrick!
Saddil Ramdani Rutin...
Liga Indonesia
Saddil Ramdani Rutin Latihan Ringan saat Libur Kompetisi, Ini Alasannya
Rekomendasi
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Berita Terkini
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
Hattrick Messi Lawan...
Hattrick Messi Lawan Aljazair Pecahkan Rekor Sang Raja Gol di Piala Dunia
FIFA Ancam Usir Suporter...
FIFA Ancam Usir Suporter Inggris dari Stadion Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved