Misi Mir Selanjutnya; Triple Crown
Sabtu, 21 November 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Artinya, persaingan antara Suzuki dan Ducati akan ditentukan oleh pembalap siapa yang meraih posisi lebih baik pada balapan GP Portugal. Tapi, Yamaha juga memiliki peluang sama karena berada di peringkat ketiga dengan 188 poin.
Kendati demikian, tim asal Hamamatsu ini memiliki peluang paling besar mengunci gelar juara dunia konstruktor pada MotoGP 2020. Mereka hanya perlu menempatkan salah satu dari dua pembalapnya, Mir dan Alex Rins, di posisi empat besar dan berada di depan para penunggang motor Ducati di Portimao. (Baca juga: Januari 2021, Sekolah Boleh Gelar Tatap Muka)
Jika berhasil, ini akan menjadi titel pertama Suzuki di kategori konstruktor sejak 1982. Mir mengaku menunda perayaannya bersama timnya sebagai juara dunia MotoGP 2020. Rider berusia 23 tahun itu merasa tugasnya belum berakhir di musim ini. Dia ingin membantu Suzuki tetap berada di puncak klasemen tim dan konstruktor, yang sekaligus menciptakan triple crown yang sudah didambakan pabrikan asal Jepang tersebut.
"Mendapatkan triple crown, akan menjadi musim yang sangat bagus jika kami bisa mendapatkannya. Saya sepenuhnya fokus pada itu, juga termotivasi, dan mari kita lihat apakah saya dapat memiliki paket (motor bagus), dan berjuang untuk kemenangan di sini," kata Mir dilansir situs resmi tim. (Baca juga: Jangan Kendor, Olahraga Harus Tetap Dilakukan Pada Masa Pandemi)
Manajer Tim Suzuki Davide Brivio mengaku tidak sabar segera menjalani balapan pamungkas musim ini. Dia berharap para pembalapnya bisa mencatatkan hasil lebih bagus dibandingkan balapan di GP Valencia. Ketika itu, dua pembalapnya gagal mendapatkan podium setelah Rins finis di posisi empat, dan Mir finis di posisi ketujuh.
Kendati demikian, tim asal Hamamatsu ini memiliki peluang paling besar mengunci gelar juara dunia konstruktor pada MotoGP 2020. Mereka hanya perlu menempatkan salah satu dari dua pembalapnya, Mir dan Alex Rins, di posisi empat besar dan berada di depan para penunggang motor Ducati di Portimao. (Baca juga: Januari 2021, Sekolah Boleh Gelar Tatap Muka)
Jika berhasil, ini akan menjadi titel pertama Suzuki di kategori konstruktor sejak 1982. Mir mengaku menunda perayaannya bersama timnya sebagai juara dunia MotoGP 2020. Rider berusia 23 tahun itu merasa tugasnya belum berakhir di musim ini. Dia ingin membantu Suzuki tetap berada di puncak klasemen tim dan konstruktor, yang sekaligus menciptakan triple crown yang sudah didambakan pabrikan asal Jepang tersebut.
"Mendapatkan triple crown, akan menjadi musim yang sangat bagus jika kami bisa mendapatkannya. Saya sepenuhnya fokus pada itu, juga termotivasi, dan mari kita lihat apakah saya dapat memiliki paket (motor bagus), dan berjuang untuk kemenangan di sini," kata Mir dilansir situs resmi tim. (Baca juga: Jangan Kendor, Olahraga Harus Tetap Dilakukan Pada Masa Pandemi)
Manajer Tim Suzuki Davide Brivio mengaku tidak sabar segera menjalani balapan pamungkas musim ini. Dia berharap para pembalapnya bisa mencatatkan hasil lebih bagus dibandingkan balapan di GP Valencia. Ketika itu, dua pembalapnya gagal mendapatkan podium setelah Rins finis di posisi empat, dan Mir finis di posisi ketujuh.
Lihat Juga :