Misi Mir Selanjutnya; Triple Crown

loading...
Misi Mir Selanjutnya; Triple Crown
Joan Mir. Foto/dok
PORTIMAO - Tugas Joan Mir ternyata belum usai pada MotoGP 2020. Rider asal Spanyol itu diharapkan bisa mewujudkan target Suzuki meraih titel di kejuaraan konstruktor atau tim pabrikan terbaik pada tahun ini.

Misi Mir Selanjutnya; Triple Crown


MotoGP musim ini hanya tinggal menyisakan satu seri balap lagi pada GP Portugal yang berlangsung di Sirkuit Algarve, Portimao. Mir akan berusaha meraih hasil terbaik di balapan tersebut. Apalagi, Suzuki ingin menyapu bersih tiga titel sekaligus di MotoGP 2020. (Baca: Mewaspadai Cita Rasa Dunia: Indah tapi Beracun)

Setelah memastikan titel juara di kategori tim dan juga kategori pembalap yang diraih Mir pada balapan GP Valencia pekan lalu, Suzuki akan kembali bekerja keras di Portimao. Tim pabrikan Jepang itu masih berpeluang besar meraih gelar juara dunia konstruktor lantaran masih bertengger di puncak klasemen sementara.



Saat ini Suzuki menempati peringkat pertama klasemen konstruktor MotoGP 2020 dengan koleksi 201 poin. Raihan poin tersebut sama sepeti yang dikumpulkan oleh Ducati. Poin dalam klasemen konstruktor MotoGP diambil dari angka yang diraih pembalap terbaik dari masing-masing pabrikan dalam sebuah perlombaan.

Artinya, persaingan antara Suzuki dan Ducati akan ditentukan oleh pembalap siapa yang meraih posisi lebih baik pada balapan GP Portugal. Tapi, Yamaha juga memiliki peluang sama karena berada di peringkat ketiga dengan 188 poin.

Kendati demikian, tim asal Hamamatsu ini memiliki peluang paling besar mengunci gelar juara dunia konstruktor pada MotoGP 2020. Mereka hanya perlu menempatkan salah satu dari dua pembalapnya, Mir dan Alex Rins, di posisi empat besar dan berada di depan para penunggang motor Ducati di Portimao. (Baca juga: Januari 2021, Sekolah Boleh Gelar Tatap Muka)



Jika berhasil, ini akan menjadi titel pertama Suzuki di kategori konstruktor sejak 1982. Mir mengaku menunda perayaannya bersama timnya sebagai juara dunia MotoGP 2020. Rider berusia 23 tahun itu merasa tugasnya belum berakhir di musim ini. Dia ingin membantu Suzuki tetap berada di puncak klasemen tim dan konstruktor, yang sekaligus menciptakan triple crown yang sudah didambakan pabrikan asal Jepang tersebut.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top