Ricky Yacobi, Sebuah Tanda Tanya Besar di SEA Games 1991

loading...
Ricky Yacobi, Sebuah Tanda Tanya Besar di SEA Games 1991
Ricky Yacobi, Sebuah Tanda Tanya Besar di SEA Games 1991. Foto: Dok PSSI
JAKARTA - Ricky Yacobi merupakan penyerang paling disegani pada era 1980an. Kemampuannya mencetak gol membuat publik sepak bola Indonesia berharap banyak saat SEA Games 1991 digelar di Filipina. Namun, secara mengejutkan nama Ricky dicoret dari daftar tim nasional.

Ketika mengumumkan nama-nama pemain yang akan berangkat ke Filipina, manajer Timnas Indonesia, I Gusti Kompyang (IGK) Manila tidak memasukkan nama Ricky. Keputusan kontroversial itu membuatnya berselisih paham dengan ketua umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang kala itu dijabat Kardono.

Dalam biografi IGK Manila berjudul Panglima Gajah, Manajer Juara yang ditulis Hardy Hermawan dan Edy Budiyarso, terbit pertama pada tahun 2017, Ricky disebut sebagai pemain yang tidak siap tampil. Kata Manila, ada semacam pertentangan batin yang dirasakan Ricky pada saat tim nasional mempersiapkan diri untuk SEA Games 1991.

“Saya tahu Ricky pemain bagus, tapi saya juga punya alasan. Fokus saya sekarang keutuhan tim. Target kita emas. Hanya pemain yang siap bertanding yang bertahan di tim,” ungkap IGK Manila dalam biografinya.



Salah satu bukti bahwa Ricky kala itu dilanda konfilk batin karena mengubah namanya, dari Ricky Yacob menjadi Ricky Yacobi. Penampilan di turnamen President’s Cup yang digelar di Korea Selatan, Juni 1991, juga membuat IGK Manila semakin yakin untuk tidak membawanya ke SEA Games 1991 di Filipina. (Baca Juga: Legendaris Sepak Bola Indonesia Ricky Yacobi Meninggal Dunia)

Pada ajang tersebut, Timnas Indonesia memboyong 18 pemain untuk bersaing di Grup B bersama tuan rumah Filipina, juara bertahan Malaysia, serta Vietnam. Tanpa kehadiran Ricky Yacobi, skuat Merah Putih bertumpu pada nama-nama seperti Aji Santoso, Bambang Nurdiansyah, Rochy Putiray, dan Robby Darwis.

Skuat:
1Aji Santoso
2Bambang Nurdiansyah
3Eddy Harto
4Erick Ibrahim
5Ferryl Raymond Hattu
6Hanafing
7Heriansyah
8Herry Setiawan
9Kashartadi
10Maman Suryaman
11Peri Sandria
12Rochy Putiray
13Robby Darwis
14Salahuddin
15Sudirman
16Toyo Haryono
17Widodo Putro
18Yusuf Ekodono

Sejarah mencatat, skuat Timnas Indonesia racikan trio pelatih Anatoli Polosin, Vladimir Urin, dan Danurwindo berhasil lolos fase grup SEA Games 1991. Bahkan merebut emas cabang sepak bola setelah mengalahkan Thailand lewat babak adu penalti. Sampai saat ini, prestasi tersebut menandai medali emas terakhir sepak bola Indonesia di pentas SEA Games.

Di luar tanda tanya besar kisah pencoretan namanya jelang SEA Games 1991, Ricky Yacobi merupakan legenda sepak bola Indonesia. Sebelum namanya dicoret, Ricky sempat menyumbang medali emas di SEA Games 1987 yang berlangsung di Senayan, Jakarta.



Di level klub, Ricky membawa PSMS Medan juara Perserikatan 1983 dan 1985, juga mengantarkan Arseto Solo juara Galatama 1987. Sang legenda sepak bola itu tutup usia di RS Mintoharjo, Jakarta, Sabtu (21/11/2020), setelah mengalami serangan jantung saat bermain sepak bola di lapangan Senayan. (Lihat Grafis: Kronologi Meninggalnya Ricky Yacobi)
Ricky Yacobi, Sebuah Tanda Tanya Besar di SEA Games 1991
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top