FIFA Berduka Atas Meninggalnya Ricky Yacobi

loading...
FIFA Berduka Atas Meninggalnya Ricky Yacobi
Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan ucapan duka cita atas meninggalnya Ricky Yacobi. Foto : PSSI
JAKARTA - Kepergian legenda sepak bola Ricky Yacobi untuk selama-lamanya ternyata tak hanya dirasakan di dalam negeri. Presiden FIFA Gianni Infantino pun memberikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya mantan kapten Timnas Indonesia itu .

Kepergian Ricky Yacobi memang memberikan kesedihan yang mendalam bagi pecinta sepakbola Tanah Air. Almarhum Ricky Yacobi meninggal pada usia 57 tahun akibat serangan jantung saat tengah bermain bola di salah satu lapangan Gelora Bung Karno (GBK). (Baca juga : Ricky Yacobi, Sebuah Tanda Tanya Besar di SEA Games 1991 )

“Kepada Ketua Umum PSSI yang terkasih, saya ingin mengucapkan ungkapan turut berduka cita yang mendalam atas kepergian mantan pemain timnas dan legenda sepak bola Indonesia, Ricky Yacobi. Kata-kata rasanya tak cukup untuk mengungkapkan kesedihan atas kehilangan ini,” kata Gianni Infantino, mengutip dari laman resmi PSSI, Rabu (25/11/2020).

Pada surat yang disampaikan kepada PSSI, pria berpaspor Swiss itu memberikan apresasi tinggi kepada Ricky Yacobi yang memiliki kontribusi besar terhadap dunia sepakbola. Bahkan bukan hanya untuk negara, tetapi juga klub yang pernah ia bela. (Baca juga : Ungkapan Belasungkawa Mengalir untuk Ricky Yacobi, Ketum PSSI: Selamat Jalan Legenda! )

Ia mengenal Ricky Yacobi sebagai salah satu striker terbaik yang namanya harum pernah pada era 80-an hingga awal 90-an. Nama Ricky Yacobi mulai merangkak naik saat bermain untuk skuad Garuda di ajang Asian Games 1986. (Baca juga : Ricky Yacobi Meninggal, Kurniawan Dwi Julianto Berduka )

“Ia (Ricky Yakobi) dikenang sebagai pemain Indonesia yang paling menonjol di tahun 1980 an, top skorer, peninggalan dan pencapaian yang sudah ia diraih, dan terlebih khusus tentang kepribadiannya, popularitasnya, kepemimpinannya dan kualitasnya sebagai manusia secara utuh, tidak akan pernah bisa dilupakan. Ia akan selalu dirindukan,” lanjutnya

“Selama kariernya Ricky sudah menjadi kapten untuk tim Indonesia selama lebih dari 30 kali, dan membawa tim nasional memimpin pada pertengahan tahun 1980 an. Di level klub,karier Ricky di PSMS dan Arseto FC serta klub Jepang Matsushita FC. Ia akan selalu dikenang,” sambungnya.

Infantino kemudian menyampaikan kata-kata penyemangat kepada keluarga dan pecinta sepakbola di Tanah Air. Ia juga mendoakan yang terbaik untuk keluarga dan orang-orang ditinggalkan untuk tetap tabah.

“Mewakili komunitas sepak bola internasional, saya ingin turut bersimpati yang amat dalam untuk PSSI, dan untuk keluarga Ricky, teman-teman dan orang-orang terkasih yang ditinggalkan. Kami akan selalu bersama kalian,” imbuhnya.



“Kami harap semua kenangan dan kata-kata penyemangat akan membantu untuk memberikan kedamaian dan penghiburan di masa-masa sulit saat ini,” pungkasnya.
(bbk)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top