Alasan Arsenal Terlihat Berantakan
Kamis, 03 Desember 2020 - 12:28 WIB
loading...
A
A
A
Juru kunci Primera Liga, Huesca berhasil mencetak 10,2 tembakan per pertandingan. Cerita yang sama di Bundesliga dan Ligue 1 dengan Schalke (10,6) dan Dijon (10,1) keduanya terbawah di kompetisi masing-masing, tetapi mendapatkan lebih banyak tembakan daripada Arsenal. Secara keseluruhan, The Gunners duduk di urutan ke-84 dari 98 tim di lima kompetisi Besar Eropa dalam hal tembakan. (Baca juga: Perkuliahan Tahun Depan Terapkan Campuran Tatap Muka dan Daring)
Menurunnya kinerja lini depan Arsenal diakui Arteta. Dia mengatakan, timnya harus menciptakan peluang lebih banyak. Jika itu dilakukan, maka gol demi gol akan datang dengan sendirinya. Mengenai tekanan yang besar terhadap dirinya, Arteta mengaku tidak terpengaruh dan fokus pada tugasnya.
“Ketika kami bisa berlatih, itu artinya kami punya waktu, karena kami bermain setiap tiga hari dan itu membuatnya sangat sulit melakukannya. Saya harus menemukan solusi ini, untuk menempatkan para pemain di posisi yang tepat dan melakukannya dengan lebih baik,” ungkap Arteta dilansir arsenal.com.
Kurangnya kreativitas diyakini menjadi penyebab utama keringnya produktivitas Arsenal. Salah satu kesalahan terbesar Arteta adalah keputusannya menepikan Mesut Oezil yang dicoret dari skuad untuk Liga Primer dan Liga Europa. Padahal, gelandang Jerman tersebut memiliki kemampuan untuk melayani barisan depan Arsenal lewat umpan-umpan akuratnya. (Baca juga: Manfaat Konsumsi Air Rebusan Jahe di Pagi Hari)
Arteta dikabarkan mempertimbangkan berbelanja pada bursa transfer Januari mendatang. Nama-nama seperti Houssem Aouar (Olympique Lyon), Philippe Coutinho (Liverpool), dan Jorginho (Chelsea) masuk dalam radar.
Menurunnya kinerja lini depan Arsenal diakui Arteta. Dia mengatakan, timnya harus menciptakan peluang lebih banyak. Jika itu dilakukan, maka gol demi gol akan datang dengan sendirinya. Mengenai tekanan yang besar terhadap dirinya, Arteta mengaku tidak terpengaruh dan fokus pada tugasnya.
“Ketika kami bisa berlatih, itu artinya kami punya waktu, karena kami bermain setiap tiga hari dan itu membuatnya sangat sulit melakukannya. Saya harus menemukan solusi ini, untuk menempatkan para pemain di posisi yang tepat dan melakukannya dengan lebih baik,” ungkap Arteta dilansir arsenal.com.
Kurangnya kreativitas diyakini menjadi penyebab utama keringnya produktivitas Arsenal. Salah satu kesalahan terbesar Arteta adalah keputusannya menepikan Mesut Oezil yang dicoret dari skuad untuk Liga Primer dan Liga Europa. Padahal, gelandang Jerman tersebut memiliki kemampuan untuk melayani barisan depan Arsenal lewat umpan-umpan akuratnya. (Baca juga: Manfaat Konsumsi Air Rebusan Jahe di Pagi Hari)
Arteta dikabarkan mempertimbangkan berbelanja pada bursa transfer Januari mendatang. Nama-nama seperti Houssem Aouar (Olympique Lyon), Philippe Coutinho (Liverpool), dan Jorginho (Chelsea) masuk dalam radar.
Lihat Juga :