Harapan Scuderia Ferrari

loading...
Harapan Scuderia Ferrari
Kru Ferarri dorong kendaraan usai GP Inggris di Sirkuit Silverstone. Foto/Reuters
SAKHIR - Tim Ferrari sebenarnya sangat mengandalkan Charles Leclerc daripada Sebastian Vettel pada Formula One (F1) 2020. Sayangnya performa pembalap asal Monako itu gagal memenuhi harapan tim Kuda Jingkrak.

Leclerc bergabung dengan Ferrari pada 2019. Padahal dia hanya memiliki modal cuma satu tahun menjalani balapan di F1 bersama Sauber. Ketika itu pembalap berusia 23 tahun tersebut menyelesaikan musim dengan capaian di posisi ke-13 dengan 39 poin. Namun penampilannya itu memikat para petinggi Ferrari dan mendapatkan sodoran kontrak lima tahun. (Baca: Ferarri Mulai Percaya Diri)

Di musim pertamanya bersama Ferrari , Leclerc berhasil naik podium 10 kali, termasuk merebut dua kemenangan di Belgia dan Italia. Capaian itu membuatnya digadang-gadang sebagai penantang Lewis Hamilton dalam perburuan gelar juara dunia F1 2020.

Akan tetapi juara dunia F2 2017 itu justru tampil sangat mengecewakan setelah hanya dua kali mampu naik podium tanpa satu pun kemenangan. Hasil itu membuat Ferrari berada di salah satu musim terburuknya dalam beberapa dekade terakhir.



Saat ini Leclerc menduduki posisi keenam klasemen pembalap dengan mengumpulkan 98 poin. Capaian itu memang lebih baik tujuh peringkat daripada rekannya, Sebastian Vettel, yang hanya menghasilkan 33 poin.

Selain itu tim yang bermarkas di Maranaello Italia tersebut juga berada di posisi keenam klasemen konstruktor dengan 131 poin. Torehannya itu tentu sangat buruk. Pasalnya tim asal Italia tersebut terakhir kali berada di luar posisi 5 besar pada 1980. Ketika itu mereka berada di posisi ke-10 dengan hanya mendapatkan 8 poin. (Baca juga: Telur Rebus Banyak Manfaatnya Lho, Ini Salah Satunya)

Manajer Tim Ferrari Mattia Binotto mengakui bahwa ini menjadi musim terburuk yang pernah dilalui Ferrari dalam sejarah. Dia mengatakan hal itu terjadi karena timnya tidak mendapatkan mobil yang sesuai dengan harapan. Tapi pria asal Italia itu sangat yakin kepemimpinan Leclerc bakal membuahkan hasil pada tahun yang akan datang.



“Musim ini secara keseluruhan saya pikir ini adalah musim yang penting baginya (Leclerc), sangat sulit dari sudut pandang daya saing mobil kami. Tapi saya pikir dalam hal kepemimpinan, dia mengembangkan dirinya sendiri. Dia sangat mendukung dan mengerti kapan waktunya untuk mendukung tim,” kata Binotto seperti dilansir motorsportweek.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top