Kerugian Australia Terbuka
Jum'at, 04 Desember 2020 - 14:29 WIB
loading...
A
A
A
Semua petenis juga harus menjalani lima kali tes Covid-19 selama berada di karantina dan harus menyelesaikan tes pertama sebelum mereka diizinkan keluar untuk berlatih. Pengujian akan dilakukan pada hari 1, 3, 7, 10, dan 14 dari masa karantina. (Baca juga: Telur Rebus Banyak Manfaatnya Lho. Ini Salah Satunya)
Lebih lanjut, laporan tersebut menyatakan bahwa TA telah memastikan akan tetap membagikan hadiah uang senilai USD71 juta (Rp1 triliun) penuh meskipun menanggung biaya yang begitu besar.
Menyikapi protokol kesehatan ketat tersebut, petenis nomor dua dunia Rafael Nadal berharap agar seluruh kontestan bisa memahami situasi tersebut. Dia berharap, pemain bisa fleksibel dan menemukan cara untuk bermain di turnamen sebanyak mungkin tahun depan.
“Kita hanya memerlukan kesabaran dan kemampuan menerima situasi yang kita hadapi. Situasi ini sulit bagi semua orang,” ucapnya.
Menurut Associated Press, pemerintahan Victoria sangat terpukul dengan kondisi akibat gelombang kedua dari Covid-19 yang semakin memburuk. Kondisi itu juga memaksa Kota Melbourne melakukan penguncian (lockdown) dengan waktu yang cukup lama. Bahkan, mereka menerapkan jam malam, perjalanan malam, serta pembatasan lainnya di negara bagian itu. (Baca juga: Sri Mulyani Geber Aparat Pajak untuk Dongkrak Penerimaan)
Lebih lanjut, laporan tersebut menyatakan bahwa TA telah memastikan akan tetap membagikan hadiah uang senilai USD71 juta (Rp1 triliun) penuh meskipun menanggung biaya yang begitu besar.
Menyikapi protokol kesehatan ketat tersebut, petenis nomor dua dunia Rafael Nadal berharap agar seluruh kontestan bisa memahami situasi tersebut. Dia berharap, pemain bisa fleksibel dan menemukan cara untuk bermain di turnamen sebanyak mungkin tahun depan.
“Kita hanya memerlukan kesabaran dan kemampuan menerima situasi yang kita hadapi. Situasi ini sulit bagi semua orang,” ucapnya.
Menurut Associated Press, pemerintahan Victoria sangat terpukul dengan kondisi akibat gelombang kedua dari Covid-19 yang semakin memburuk. Kondisi itu juga memaksa Kota Melbourne melakukan penguncian (lockdown) dengan waktu yang cukup lama. Bahkan, mereka menerapkan jam malam, perjalanan malam, serta pembatasan lainnya di negara bagian itu. (Baca juga: Sri Mulyani Geber Aparat Pajak untuk Dongkrak Penerimaan)
Lihat Juga :