Inter, Noda Serie A di Liga Champions
Jum'at, 11 Desember 2020 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Sering dikatakan bahwa Antonio Conte tidak tampil bagus di Liga Champions , statistik menunjukkan dia hanya memenangi tiga dari 15 pertandingan terakhirnya di kompetisi tersebut. Bila ditotal dari klub-klub yang pernah ditanganinya,l Juventus, Chelsea, dan Inter, total rekor Conte di Liga Champions sejauh ini adalah 12 kemenangan, 11 imbang, dan 11 kekalahan. (Baca juga: Neymar Jr Batal Hengkang dari PSG)
Entah terpengaruh rekor buruknya di Liga Champions, Conte terlihat kesal ketika diwawancarai Sky Sport Italia setelah pertandingan dan segera membentak wartawan yang bertanya mengenai kurangnya determinasi Inter melawan Shakhtar, padahal pertandingan krusial yang harus dimenangkan.
“Anda (wartawan) dapat memiliki pendapat Anda, saya menghormati itu. Saya tidak setuju karena saya pikir tim memberikan semua yang dimilikinya, melakukan semua yang diperlukan. Sungguh luar biasa bahwa lebih dari dua pertandingan yang kami dominasi melawan Shakhtar, kami tidak mencetak satu gol pun,” kata Conte, dilansir football-italia.net.
Conte enggan menyesali tersingkirnya Inter dari Liga Champions . Pelatih 51 tahun tersebut mengungkapkan timnya telah melakukan upaya terbaik sehingga harus membenahi diri agar bisa melanjutkan sisa musim ini dengan baik, terutama di 32 besar Liga Europa dan Seri A. “Saya tidak setuju kami sama sekali tidak memiliki tekad. Para pemain saya memberikan segalanya, jadi saya sama sekali tidak setuju,” tambahnya. (Baca juga: Ampuh Tingkatkan Imunitas, Bagaimana Vaksin Bekerja?)
Fokus utama Conte adalah membenahi ketajaman timnya. Dia berharap Romelu Lukaku, Alexis Sanchez, dan Lautaro Martinez mampu menunjukkan kemampuannya kembali saat menghadapi Cagliari, Minggu (13/12). Hasil positif sangat penting bagi Inter dalam menjaga peluang menjuarai Seri A.
Entah terpengaruh rekor buruknya di Liga Champions, Conte terlihat kesal ketika diwawancarai Sky Sport Italia setelah pertandingan dan segera membentak wartawan yang bertanya mengenai kurangnya determinasi Inter melawan Shakhtar, padahal pertandingan krusial yang harus dimenangkan.
“Anda (wartawan) dapat memiliki pendapat Anda, saya menghormati itu. Saya tidak setuju karena saya pikir tim memberikan semua yang dimilikinya, melakukan semua yang diperlukan. Sungguh luar biasa bahwa lebih dari dua pertandingan yang kami dominasi melawan Shakhtar, kami tidak mencetak satu gol pun,” kata Conte, dilansir football-italia.net.
Conte enggan menyesali tersingkirnya Inter dari Liga Champions . Pelatih 51 tahun tersebut mengungkapkan timnya telah melakukan upaya terbaik sehingga harus membenahi diri agar bisa melanjutkan sisa musim ini dengan baik, terutama di 32 besar Liga Europa dan Seri A. “Saya tidak setuju kami sama sekali tidak memiliki tekad. Para pemain saya memberikan segalanya, jadi saya sama sekali tidak setuju,” tambahnya. (Baca juga: Ampuh Tingkatkan Imunitas, Bagaimana Vaksin Bekerja?)
Fokus utama Conte adalah membenahi ketajaman timnya. Dia berharap Romelu Lukaku, Alexis Sanchez, dan Lautaro Martinez mampu menunjukkan kemampuannya kembali saat menghadapi Cagliari, Minggu (13/12). Hasil positif sangat penting bagi Inter dalam menjaga peluang menjuarai Seri A.
Lihat Juga :