GP Abu Dhabi Bakal Jadi Pelampiasan Dendam Verstappen
Jum'at, 11 Desember 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Pada insiden itu, banyak yang mengatakan Leclerc sebagai penyebab kecelakaan itu. Bahkan, pembalap Ferrari itu juga mendapatkan ganjaran penalti dengan turun beberapa posisi karena tindakannya yang dinilai berbahaya. (Baca juga: Lulus Kuliah Ingin Dapat Pekerjaan yang Diimpikan, Ini Kuncinya)
Meski penyebab kekacauan itu sudah mendapatkan hukuman, Verstappen tetap saja masih kecewa berat dengan hasil balapannya itu. Namun, pembalap asal Belanda ini akan mencoba bangkit dari keterpurukannya itu.
“Saya menghormati Charles sebagai pembalap, dan hal-hal ini terjadi pada kita semua di beberapa titik. Tetapi, balapan saya hancur dan itu juga tidak baik untuk tim. Mereka seharusnya pantas mendapatkan hasil bagus,” ujar Verstappen.
“Penalti grid untuk balapan berikutnya tidak terlalu berarti sekarang karena kami tidak dapat mengubah hasil balapan itu,” paparnya.
Verstappen mengaku berutang satu kemenangan untuk timnya yang akan dia cari di Abu Dhabi nanti. Tidak hanya itu, dia juga ingin memutus dominasi Mercedes yang selalu menguasai podium pertama di Sirkuit Yas Marina. Pembalap berusia 23 tahun ini mengaku sudah tidak sabar kembali balapan dengan lintasan balap yang sesungguhnya, dibandingkan pada GP Sakhir. (Baca juga: Neymar Jr Batal Hengkang dari PSG)
Meski penyebab kekacauan itu sudah mendapatkan hukuman, Verstappen tetap saja masih kecewa berat dengan hasil balapannya itu. Namun, pembalap asal Belanda ini akan mencoba bangkit dari keterpurukannya itu.
“Saya menghormati Charles sebagai pembalap, dan hal-hal ini terjadi pada kita semua di beberapa titik. Tetapi, balapan saya hancur dan itu juga tidak baik untuk tim. Mereka seharusnya pantas mendapatkan hasil bagus,” ujar Verstappen.
“Penalti grid untuk balapan berikutnya tidak terlalu berarti sekarang karena kami tidak dapat mengubah hasil balapan itu,” paparnya.
Verstappen mengaku berutang satu kemenangan untuk timnya yang akan dia cari di Abu Dhabi nanti. Tidak hanya itu, dia juga ingin memutus dominasi Mercedes yang selalu menguasai podium pertama di Sirkuit Yas Marina. Pembalap berusia 23 tahun ini mengaku sudah tidak sabar kembali balapan dengan lintasan balap yang sesungguhnya, dibandingkan pada GP Sakhir. (Baca juga: Neymar Jr Batal Hengkang dari PSG)
Lihat Juga :