Valentino Rossi: Musim 2016 ke 2017 Krusial bagi Yamaha, YZR M-1 Mulai Bermasalah

Selasa, 15 Desember 2020 - 06:02 WIB
loading...
Valentino Rossi: Musim...
Valentino Rossi mengaku dongkol dengan penurunan prestasi Yamaha/Foto/gpone.com
A A A
TAVULLIA - Valentino Rossi mengaku dongkol dengan penurunan prestasi Yamaha dalam beberapa musim terakhir di MotoGP . Pembalap asal Italia itu menyebut masalah yang terjadi dimulai saat pengembangan motor YZR M-1 yang salah arah pada 2016 dan 2017.

Pencapaian Yamaha menurun drastis terhitung sejak akhir musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2015. Pada musim itu, mereka mampu merebut gelar juara dunia pembalap lewat Jorge Lorenzo . Dominasi dibuktikan dengan Valentino Rossi yang finis sebagai runner-up. (Baca juga: Butuh Waktu Lama untuk Pulih, Marc Marquez Coba Berpikir Positif ).

Semusim berselang, motor YZR M-1 masih kompetitif. Hal itu lagi-lagi dibuktikan dengan keberhasilan Valentino Rossi finis sebagai runner-up, kali ini di belakang Marc Marquez . Namun, setelah itu, kemunduran yang terjadi.

The Doctor –sapaan akrab Valentino Rossi- merasa betapa sulitnya tampil kompetitif dalam empat musim terakhir di MotoGP. Menurutnya, pengembangan motor YZR M-1 berjalan ke arah yang salah. Entah Yamaha yang memang bersalah, atau pabrikan lain yang melakukan pengembangan pesat. (Baca juga: Persaingan Pembalap Muda Sajian Utama MotoGP 2021 ).

“Dari musim 2016 ke 2017, itu adalah tahun krusial buat Yamaha. Motor M-1 kami mulai mengalami masalah. Padahal, motor sangat kompetitif hingga MotoGP 2016,” papar Valentino Rossi, mengutip dari Corse di Moto, Selasa (15/12/2020).

“Hingga saat itu, kami masih bisa memenangi balapan dan Kejuaraan Dunia. Namun, sejak momen itu, kami mulai mengalami masalah. Saya tidak tahu apakah ini semua adalah salah Yamaha atau memang pabrikan lain terus membaik,” ujar pria berusia 41 tahun itu. (Baca juga: Lewis Hamilton Diminta Bocah 11 Tahun untuk Selamatkan Ayahnya dari Hukuman Mati ).

Keluhan serupa pernah dilontarkan Valentino Rossi jelang balapan penutup pada MotoGP Portugal 2020, 22 November silam. Dengan ketus, pria kelahiran Tavullia itu menyebut teknisi Yamaha memang mendengar masukan pembalap, tetapi pengembangan berjalan ke arah yang lain.

“Saya hanya bisa memberikan pengalaman dan berusaha mengatakan apa yang dibutuhkan untuk pengembangan dari sudut pandang saya. Namun, kami memiliki masalah yang kurang lebih sama dalam beberapa tahun terakhir,” tutur Valentino Rossi, dilansir dari Speedweek.

“Saya tidak yakin akan banyak perubahan tahun depan. Yamaha memang akan mendengar apa yang dikatakan pembalap. Namun, pada akhirnya mereka akan melakukan apa yang mereka inginkan. Mereka sudah tahu apa yang akan dilakukan,” sergah pembalap bernomor motor 46 itu.

Sebetulnya, masalah Yamaha tidak akan terjadi andai mereka memiliki seorang pembalap penguji yang mumpuni. Pada 2017 dan 2018, peran tersebut seharusnya dijalankan oleh Jonas Folger. Namun, pembalap asal Jerman itu tidak bisa maksimal menjalankan perannya karena penyakit.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Indonesia Siap Gelar...
Indonesia Siap Gelar MotoGP Mandalika 2026
Sambut Ultah Amerika...
Sambut Ultah Amerika Serikat, Aprilia Meluncurkan X 250TH
Resmi! Kontrak 1 Musim...
Resmi! Kontrak 1 Musim Penuh, Logo FIFASTRA Mejeng di Motor dan Wearpack Pembalap Honda
Special Bola
Belanda Gugur dari Piala...
Bola Dunia
Belanda Gugur dari Piala Dunia 2026, Zlatan Ibrahimovic Sebut Sosok yang Jadi Biang Kerok Kekalahan De Oranje
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Pantai Gading vs Norwegia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Pembuktian Dua Kuda Hitam
Menteri Keamanan AS...
Bola Dunia
Menteri Keamanan AS Joget Kegirangan Setelah Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Berita Terkini
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Jerman Tersingkir, Klopp...
Jerman Tersingkir, Klopp Masuk Radar Der Panzer
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
Infografis
Mulai 1 Juli, Membuat...
Mulai 1 Juli, Membuat SIM Kini Harus Memiliki BPJS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved