Klarifikasi Omongan, Tuchel Mengaku Senang Melatih PSG
Kamis, 24 Desember 2020 - 08:51 WIB
loading...
Thomas Tuchel mengaku sangat menikmati tantangan selama menukangi Paris Saint Germain (PSG). Pernyataan ini sebagai klarifikasi terkait ucapannya yang disalah artikan media. Foto: reuters
A
A
A
PARIS - Thomas Tuchel mengaku sangat menikmati tantangan selama menukangi Paris Saint Germain (PSG) . Pernyataan ini sebagai klarifikasi terkait ucapannya yang disalah artikan media, dimana kala itu dia menyebut pekerjaan yang diembannya lebih bersifat politik ketimbang melatih.
(Ronaldo Berikan Respon Setelah Juventus Dipermalukan Fiorentina)
PSG menutup periode 2020 dengan hasil memuaskan, yakni mengalahkan Strasbourg 4-0 pada lanjutan Ligue 1 . Les Parisiens bisa merebut poin penuh di Parc des Princes berkat gol Timothee Pembele (18), Kylian Mbappe (79), Idrissa Gueye (88) dan Moise Kean (90+1).
Hasil itu membuat kans PSG mempertahankan gelar Ligue 1 tetap terjaga. Marco Verratti dkk kini menempati posisi tiga klasemen sementara dengan torehan 35 poin dari 17 laga. Mereka hanya terpaut satu poin dari Lille OSC dan Olympique Lyon.
Tuchel lalu memanfaatkan momen tersebut untuk menjernihkan suasana. Maklum, beberapa jam sebelum laga, wawancaranya dengan SPORT1 telah dipublikasikan. Disitu, dia membahas mengenai tuntutan karena menangani klub besar macam PSG.
Juru taktik asal Jerman itu juga sempat menyatakan akan sangat sulit membuat pemain macam Neymar dan Mbappe terus bahagia. Tuchel bahkan mengaku merasa sedih karena pencapaiannya kerap diremehkan.
Tapi, yang menjadi sorotan adalah Tuchel sempat mengatakan kalau dia lebih merasa seperti politikus olahraga atau menteri olahraga ketimbang jadi pelatih selama musim pertamanya di Ibu Kota Prancis.
(Ronaldo Berikan Respon Setelah Juventus Dipermalukan Fiorentina)
PSG menutup periode 2020 dengan hasil memuaskan, yakni mengalahkan Strasbourg 4-0 pada lanjutan Ligue 1 . Les Parisiens bisa merebut poin penuh di Parc des Princes berkat gol Timothee Pembele (18), Kylian Mbappe (79), Idrissa Gueye (88) dan Moise Kean (90+1).
Hasil itu membuat kans PSG mempertahankan gelar Ligue 1 tetap terjaga. Marco Verratti dkk kini menempati posisi tiga klasemen sementara dengan torehan 35 poin dari 17 laga. Mereka hanya terpaut satu poin dari Lille OSC dan Olympique Lyon.
Tuchel lalu memanfaatkan momen tersebut untuk menjernihkan suasana. Maklum, beberapa jam sebelum laga, wawancaranya dengan SPORT1 telah dipublikasikan. Disitu, dia membahas mengenai tuntutan karena menangani klub besar macam PSG.
Juru taktik asal Jerman itu juga sempat menyatakan akan sangat sulit membuat pemain macam Neymar dan Mbappe terus bahagia. Tuchel bahkan mengaku merasa sedih karena pencapaiannya kerap diremehkan.
Tapi, yang menjadi sorotan adalah Tuchel sempat mengatakan kalau dia lebih merasa seperti politikus olahraga atau menteri olahraga ketimbang jadi pelatih selama musim pertamanya di Ibu Kota Prancis.
Lihat Juga :