Lorenzo Sanggah Katakan Membenci Dovizioso
Senin, 28 Desember 2020 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Bagi Lorenzo, hal itu wajar karena pada saat musim pertama bersama Ducati dia sedang menjalani masa transisi dari motor YZR-M1 ke Desmosedici. Namun, di musim keduanya Lorenzo merasa justru cukup sering mengalahkan Dovizioso.
Sayang cedera parah di akhir musim MotoGP 2018 telah membuat karier Lorenzo menjadi semakin menurun. Padahal saat itu Lorenzo sudah mulai memahami kinerja motor Ducati.
Hal itu dapat dibuktikan dengan berhasilnya Lorenzo memenangkan tiga balapan di MotoGP 2018 sesaat sebelum dirinya mengalami kecelakaan. Jadi, Lorenzo merasa tak benar jika dia marah karena sering kali dikalahkan Dovizioso saat masih di Ducati.
( Pembalap Tertua Kedua, Aleix Espargaro Tak Gentar Rider Muda )
“Apalagi Anda pun hanya mengalahkan saya di musim pertama saya bergabung dengan Ducati. Itu jelas adalah hal yang wajar, dan mungkin saja saya bisa mengalahkan Anda jika saya terus bersama Ducati beberapa musim lagi,” punkasnya.
Sayang cedera parah di akhir musim MotoGP 2018 telah membuat karier Lorenzo menjadi semakin menurun. Padahal saat itu Lorenzo sudah mulai memahami kinerja motor Ducati.
Hal itu dapat dibuktikan dengan berhasilnya Lorenzo memenangkan tiga balapan di MotoGP 2018 sesaat sebelum dirinya mengalami kecelakaan. Jadi, Lorenzo merasa tak benar jika dia marah karena sering kali dikalahkan Dovizioso saat masih di Ducati.
( Pembalap Tertua Kedua, Aleix Espargaro Tak Gentar Rider Muda )
“Apalagi Anda pun hanya mengalahkan saya di musim pertama saya bergabung dengan Ducati. Itu jelas adalah hal yang wajar, dan mungkin saja saya bisa mengalahkan Anda jika saya terus bersama Ducati beberapa musim lagi,” punkasnya.
(mirz)
Lihat Juga :