Soal Nasib MotoGP Mandalika 2021, Menpora Tunggu Keputusan Dorna Sports

loading...
Soal Nasib MotoGP Mandalika 2021, Menpora Tunggu Keputusan Dorna Sports
Progres pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (4/12/2020). Foto: SINDOnews/Ali Masduki
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora ) RI, Zainudin Amali, bicara soal status Indonesia yang masih menggantung di MotoGP 2021. Terkait hal tersebut, Zainudin pun mengaku bahwa pihaknya masih menanti keputusan Dorna Sports yang memang berwenang menentukan hal tersebut.

Sebagaimana diketahui, pihak Dorna Sports selaku promotor MotoGP telah merilis jadwal sementara untuk balapan 2021. Hasilnya, Indonesia hanya berada dalam daftar cadangan, bersama Rusia dan juga Portugal.

Ikuti Survei SINDOnews: Mencari Calon Presiden 2024

Padahal, Indonesia sendiri sudah mempersiapkan diri untuk bisa menggelar balapan motor grand prix paling bergengsi tersebut. Rencananya, balapan itu akan digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat.



Hingga kini, proses pengerjaan Sirkuit Mandalika pun masih terus berlangsung. Terkait hal tersebut, Menpora Zainudin Amali memastikan bahwa pengerjaan infrastruktur memang terus dilanjutkan agar segera rampung dan akhirnya bisa masuk tahap homologasi dan pengujian.

Rencananya, Zainudin Amali akan kembali mengunjungi Sirkuit Mandalika dalam waktu dekat ini guna memantau pengerjaan di sana. Awalnya, kunjungan itu ingin dilakukan bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno. Tetapi, rencana itu tampak batal dilakukan karena adanya agenda lain dari Zainudin Amali.

“Memang pada saat Pak Menparekraf mampir ke Kemenpora, kita sudah pernah sampaikan tentang persiapan pelaksanaan infrastruktur untuk MotoGP. Ini soal infrastruktur ya karena itu yang jadi tanggung jawab kita,” ujar Zainudin Amali dalam konferensi pers virtual, Rabu (13/1/2021).



Baca Juga: Masuk Tahun Balapan, Bagaimana Nasib MotoGP Mandalika 2021?

“Kalau soal kapan jadwal dan sebagainya itu menjadi kewenangan dari Dorna. Kita hanya siapkan infrastrukturnya. Kemudian, Kementerian Pariwisata menyampaikan kepada saya beliau akan ke sana, tadinya kita mau sama-sama,” lanjutnya.

“Tadinya kita mau ke sana juga, rencana malah besok, tapi karena ada undangan raker dengan Komisi 10 besok, maka saya tunda dan yang saya dengar itu kita akan tetap ke sana itu sekira 19 atau 20 Januari, itu belum ada info pasti. Tetapi, kita menunggu saja dari keputusan Dorna karena area kita infrastruktur,” tukas Zainudin.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top