Formula 1, Perekrutan Sainz Jadi Pertaruhan Ferrari
Sabtu, 16 Mei 2020 - 11:25 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Ferrari tetap bisa berhemat dibandingkan saat bersama Vettel yang mendapatkan gaji 40 juta euro (Rp642 miliar) setahun. Sementara rekan setimnya, Charles Leclerc, yang baru memperpanjang kontraknya mendapatkan gaji 9 juta euro (Rp144 miliar) setiap musim.
Dengan kepergian Vettel, tim yang berbasis di Maranello ini tidak lagi bersaing dengan Mercedes dan Red Bull dalam hal gaji. Pasalnya, dua pembalap Ferrari ini mendapatkan gaji jauh lebih rendah dibandingkan bayaran Lewis Hamilton dan Max Verstappen. Tidak hanya itu, McLaren juga diduga akan mengeluarkan biaya murah setelah Sainz hengkang ke Ferrari. Karena, Daniel Ricciardo yang direkrut dari Renault akan menerima gaji 1 juta euro (Rp16 miliar). (Baca juga: Ferrari Bantah Tuduhan Verstappen)
Sementara bagi Sainz Jr, bergabung dengan Ferrari untuk dua musim ke depan merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Putra dari mantan juara dunia Reli Carlos Sainz itu juga merasa sudah tak sabar memulai petualangan barunya bersama tim yang sudah pernah mencetak juara dunia tersebut. Namun, pembalap berusia 25 tahun tersebut akan fokus untuk membela McLaren begitu F1 2020 kembali bergulir.
"Saya sangat senang bahwa saya akan mengemudi untuk Scuderia Ferrari di 2021. Saya pun gembira tentang masa depan saya dengan tim itu. Tapi, saya masih memiliki tahun yang penting di depan dengan McLaren Racing dan saya sangat menantikan untuk pergi balapan lagi dengan mereka musim ini," papar Sainz. (Raikhul Amar).
Dengan kepergian Vettel, tim yang berbasis di Maranello ini tidak lagi bersaing dengan Mercedes dan Red Bull dalam hal gaji. Pasalnya, dua pembalap Ferrari ini mendapatkan gaji jauh lebih rendah dibandingkan bayaran Lewis Hamilton dan Max Verstappen. Tidak hanya itu, McLaren juga diduga akan mengeluarkan biaya murah setelah Sainz hengkang ke Ferrari. Karena, Daniel Ricciardo yang direkrut dari Renault akan menerima gaji 1 juta euro (Rp16 miliar). (Baca juga: Ferrari Bantah Tuduhan Verstappen)
Sementara bagi Sainz Jr, bergabung dengan Ferrari untuk dua musim ke depan merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Putra dari mantan juara dunia Reli Carlos Sainz itu juga merasa sudah tak sabar memulai petualangan barunya bersama tim yang sudah pernah mencetak juara dunia tersebut. Namun, pembalap berusia 25 tahun tersebut akan fokus untuk membela McLaren begitu F1 2020 kembali bergulir.
"Saya sangat senang bahwa saya akan mengemudi untuk Scuderia Ferrari di 2021. Saya pun gembira tentang masa depan saya dengan tim itu. Tapi, saya masih memiliki tahun yang penting di depan dengan McLaren Racing dan saya sangat menantikan untuk pergi balapan lagi dengan mereka musim ini," papar Sainz. (Raikhul Amar).
(ysw)
Lihat Juga :