Calvin Kattar Meregang Nyawa, Sepak Terjangnya Mengguncang Dunia
Jum'at, 29 Januari 2021 - 04:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: McGregor Di-KO Poirier, Pacquiao Menghindar: Kalah KO Menyedihkan
Dalam sebuah wawancara, Kattar mengungkapkan bahwa dia mendapat kesempatan untuk berlatih bersama Nick dan Nate Diaz ketika dia berusia 19 tahun, dan bagaimana hal itu memengaruhi cara dia berlatih, dengan menyatakan: ’’Aku mengalami tiga hidung berdarah sehari. Saya di luar sana terus melakukannya. Saya sendiri. Tapi itu kesempatan bagus. Jangka panjang saya bisa melihat orang-orang ini dan bagaimana mereka berlatih di Pantai Barat,’’bebernya.
Kattar menambahkan, saat berlatih bersama Nate dan Nick Diaz, dia mendapat pelajaran penting dalam seni bertarung. ’’Menonton Diaz bersaudara berlatih pada jam 1 pagi dan menyadari bahwa Anda bisa berbohong kepada diri sendiri dan mengatakan bahwa pria tidak berlatih seperti itu, tetapi di suatu tempat. Saya terpapar dengan itu, dan itu bagus,’’paparnya.
Baca Juga: Conor McGregor Cedera Fibula, Apa Itu Fibula, Begini Penjelasan Medisnya
Kattar memenangkan delapan pertarungan berturut-turut dan tidak terkalahkan dalam lebih dari tujuh tahun berkompetisi di sirkuit regional terutama di negara asalnya New England sebelum karir UFC-nya. Kattar melakukan debutnya di UFC menggantikan Doo Ho Choi melawan Andre Fili pada tanggal 29 Juli 2017 di UFC 214.
Baca juga : Terima Suap Rp3,6 T dan Punya 100 Selingkuhan, Eks Bankir China Dieksekusi
Kattar memenangkan pertarungan dengan keputusan bulat. Kattar menghadapi prospek yang tak terkalahkan Shane Burgos pada 20 Januari 2018 di UFC 220. Kattar memenangkan pertarungan melalui teknik knock out di ronde ketiga. Pertarungan itu dianugerahi bonus Fight of the Night.
Dalam sebuah wawancara, Kattar mengungkapkan bahwa dia mendapat kesempatan untuk berlatih bersama Nick dan Nate Diaz ketika dia berusia 19 tahun, dan bagaimana hal itu memengaruhi cara dia berlatih, dengan menyatakan: ’’Aku mengalami tiga hidung berdarah sehari. Saya di luar sana terus melakukannya. Saya sendiri. Tapi itu kesempatan bagus. Jangka panjang saya bisa melihat orang-orang ini dan bagaimana mereka berlatih di Pantai Barat,’’bebernya.
Kattar menambahkan, saat berlatih bersama Nate dan Nick Diaz, dia mendapat pelajaran penting dalam seni bertarung. ’’Menonton Diaz bersaudara berlatih pada jam 1 pagi dan menyadari bahwa Anda bisa berbohong kepada diri sendiri dan mengatakan bahwa pria tidak berlatih seperti itu, tetapi di suatu tempat. Saya terpapar dengan itu, dan itu bagus,’’paparnya.
Baca Juga: Conor McGregor Cedera Fibula, Apa Itu Fibula, Begini Penjelasan Medisnya
Kattar memenangkan delapan pertarungan berturut-turut dan tidak terkalahkan dalam lebih dari tujuh tahun berkompetisi di sirkuit regional terutama di negara asalnya New England sebelum karir UFC-nya. Kattar melakukan debutnya di UFC menggantikan Doo Ho Choi melawan Andre Fili pada tanggal 29 Juli 2017 di UFC 214.
Baca juga : Terima Suap Rp3,6 T dan Punya 100 Selingkuhan, Eks Bankir China Dieksekusi
Kattar memenangkan pertarungan dengan keputusan bulat. Kattar menghadapi prospek yang tak terkalahkan Shane Burgos pada 20 Januari 2018 di UFC 220. Kattar memenangkan pertarungan melalui teknik knock out di ronde ketiga. Pertarungan itu dianugerahi bonus Fight of the Night.
(aww)
Lihat Juga :