Tersandung Kasus Penghinaan, Ketua Olimpiade Tokyo Siap Mundur
Kamis, 04 Februari 2021 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
“Saya tidak punya niat untuk tidak menghormati wanita. Saya yakin saya harus melaksanakan tanggung jawab saya, tetapi jika permintaan pengunduran diri saya meningkat, saya mungkin harus mengundurkan diri. Saya ceroboh, dan saya ingin meminta maaf,” lanjut mantan perdana menteri Jepang itu.
Pada sebuah pertemuan secara virtual,Selasa (2/2/2021), Asahi melaporkannya dengan menulis ‘Wanita sangat kompetitif. Ketika salah satu dari mereka mengangkat tangannya, mereka mungkin berpikir bahwa mereka harus mengatakan sesuatu juga. Dan kemudian semua orang mengatakan sesuatu,’.
Baca juga : Napoli Ditahan Imbang Atalanta, Jalan ke Final Semakin Berat
Komentarnya diucapkan ketika ditanya tentang kehadiran beberapa wanita di Dewan Komite Olimpiade Jepang. “Jika kita ingin memiliki lebih banyak direktur wanita, kata seseorang, maka rapat akan berlangsung lama kecuali kita membatasi komentarnya. Saya tidak mengatakan siapa itu,” ucap Mori.
Olimpiade Tokyo yang dipimpinnya memang sudah dibanjiri masalah. Sekitar 80% warga Jepang dalam jajak pendapat mengatakan multi event terbesar di dunia itu harus ditunda atau dibatalkan di tengah pandemi. Mereka juga telah membicarakan masalah kenaikan biaya yang mungkin mencapai lebih dari USD 25 miliar atau sekitar 350 triliun untuk menggelar Olimpiade ini.
Pada sebuah pertemuan secara virtual,Selasa (2/2/2021), Asahi melaporkannya dengan menulis ‘Wanita sangat kompetitif. Ketika salah satu dari mereka mengangkat tangannya, mereka mungkin berpikir bahwa mereka harus mengatakan sesuatu juga. Dan kemudian semua orang mengatakan sesuatu,’.
Baca juga : Napoli Ditahan Imbang Atalanta, Jalan ke Final Semakin Berat
Komentarnya diucapkan ketika ditanya tentang kehadiran beberapa wanita di Dewan Komite Olimpiade Jepang. “Jika kita ingin memiliki lebih banyak direktur wanita, kata seseorang, maka rapat akan berlangsung lama kecuali kita membatasi komentarnya. Saya tidak mengatakan siapa itu,” ucap Mori.
Olimpiade Tokyo yang dipimpinnya memang sudah dibanjiri masalah. Sekitar 80% warga Jepang dalam jajak pendapat mengatakan multi event terbesar di dunia itu harus ditunda atau dibatalkan di tengah pandemi. Mereka juga telah membicarakan masalah kenaikan biaya yang mungkin mencapai lebih dari USD 25 miliar atau sekitar 350 triliun untuk menggelar Olimpiade ini.
(abr)
Lihat Juga :