Tersandung Kasus Penghinaan, Ketua Olimpiade Tokyo Siap Mundur
Kamis, 04 Februari 2021 - 13:59 WIB
loading...
Presiden panitia penyelenggara Olimpiade 2020 Tokyo Yoshiro Mori. foto : tokyo2020
A
A
A
TOKYO - Masalah kembali mendera persiapan Olimpiade 2020 Tokyo . Kali ini bukan soal Covid-19 namun terkait penyataan kontroversi presiden panitia penyelenggara Yoshiro Mori yang diduga melakukan penghinaan kepada perempuan awal pekan ini. Situasi ini pun membuat Mori siap meletakkan jabatannya.
Ini menjadi masalah tambahan yang tidak diperlukan dalam mempersiapkan Olimpiade Tokyo. Padahal, pihak penyelenggara dan Komite Olimpiade Internasional sedang berjuang agar event tersebut dapat diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19 yang rencananya berlangsung pada 23 Juli mendatang.
Baca juga : Jadwal Lengkap Pertandingan NBA, Kamis (4/2/2021) WIB
Panitia penyelenggara memang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait pengunduran diri Mori, tetapi diperkirakan akan mengeluarkannya pada Kamis (4/2/2021) ini.
Dalam pertemuan online dewan direksi Komite Olimpiade Jepang awal pekan ini, Mori yang dilaporkan oleh surat kabar harian Asahi Shimbun mengatakan perempuan terlalu banyak bicara dalam pertemuan. Komentarnya itu justru menciptakan polemik di Jepang di mana perempuan kurang terwakili dalam politik dan di ruang dewan.
Dalam wawancara dengan surat kabar Jepang Mainichi yang diterbitkan pada hari Kamis, Mori yang berusia 83 tahun meminta maaf dan mengatakan akan mengundurkan diri.
Baca juga : Robert Usulkan Digelar Laga Pramusim untuk Acuan Liga 1 2021
Ini menjadi masalah tambahan yang tidak diperlukan dalam mempersiapkan Olimpiade Tokyo. Padahal, pihak penyelenggara dan Komite Olimpiade Internasional sedang berjuang agar event tersebut dapat diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19 yang rencananya berlangsung pada 23 Juli mendatang.
Baca juga : Jadwal Lengkap Pertandingan NBA, Kamis (4/2/2021) WIB
Panitia penyelenggara memang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait pengunduran diri Mori, tetapi diperkirakan akan mengeluarkannya pada Kamis (4/2/2021) ini.
Dalam pertemuan online dewan direksi Komite Olimpiade Jepang awal pekan ini, Mori yang dilaporkan oleh surat kabar harian Asahi Shimbun mengatakan perempuan terlalu banyak bicara dalam pertemuan. Komentarnya itu justru menciptakan polemik di Jepang di mana perempuan kurang terwakili dalam politik dan di ruang dewan.
Dalam wawancara dengan surat kabar Jepang Mainichi yang diterbitkan pada hari Kamis, Mori yang berusia 83 tahun meminta maaf dan mengatakan akan mengundurkan diri.
Baca juga : Robert Usulkan Digelar Laga Pramusim untuk Acuan Liga 1 2021
Lihat Juga :