Wilhelm Ott Sebut Pandemi Covid-19 Menuntunnya Jadi Mualaf

loading...
Wilhelm Ott Sebut Pandemi Covid-19 Menuntunnya Jadi Mualaf
Wilhelm Ott Sebut Pandemi Covid-19 Menuntunnya Jadi Mualaf
WINA - Pandemi Covid-19 mengubah hidup banyak orang, baik dari aspek positif mau pun negatif. Begitu juga yang dialami petarung Mixed Martial Arts (MMA), Wilhelm Ott. Pria berkebangsaan Austria itu justru mendapatkan hidayah selama pandemi Covid-19 dan memutuskan menjadi seorang mualaf.

Wilhelm Ott diketahui resmi memeluk agama Islam pada April 2020. Ia mengumumkan telah menjadi seorang mualaf lewat akun Instagram pribadi @willi.ot.148. Kala itu, pria berusia 37 tahun tersebut mengunggah videonya mengucapkan dua kalimat syahadat.

Lewat unggahan tersebut, Wilhelm Ott membeberkan alasannya menjadi seorang mualaf. Ia mengaku pandemi Covid-19 membantunya menemukan iman Islam.

“Krisis Corona membantu saya mendapatkan istirahat yang dibutuhkan hingga menemukan keimanan. Iman saya sekarang sudah cukup kuat untuk mengakui hanya ada satu Tuhan dan mengucapkan kalimat syahadat dengan bangga,” tulis Wilhelm Ott, dikutip dari My MMA News, Minggu (7/2/2021).

Baca Juga: Deretan Petarung Muslim yang Siap Gantikan Khabib Nurmagomedov



“Ya, saya sekarang seorang Muslim. Saya terlalu membiarkan diri sendiri terpengaruh secara politik. Namun, melalui waktu-waktu yang sulit, Iman Islam membantu saya menemukan kekuatan,” imbuh pemegang rekor 19-18-1 itu.

Tak lupa, Wilhelm Ott mengucapkan terima kasih banyak kepada koleganya sesama petarung MMA, Burak Kizilirmak. Sebab, petarung berkebangsaan Turki itu memberinya kitab suci Alquran serta sajadah untuk semakin mendekatkan diri pada agama.

“Saya tak bisa berkata-kata melihat respons positif dari kalian semua. Bukan maksud saya untuk mencari perhatian seluas ini,” lanjut Wilhelm Ott.

“Sesungguhnya, saya mengungah video ini karena orang-orang di sekitar saya sudah mengetahuinya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wilhelm Ott mengaku dirinya begitu tersiksa karena dihantam cedera bertubi-tubi sepanjang dua pekan sebelum mengucapkan dua kalimat syahadat. Di hari ketika dirinya resmi menjadi mualaf, ternyata tidak ada kemalangan yang menimpa.

“Di hari ke-15, saya tidak mengalami masalah apa pun. Itu adalah hari di mana saya mengucapkan dua kalimat syahadat dan bangga menjadi seorang Muslim. Allahuakbar. Setan ada di mana-mana. Berhati-hati lah,” tutup Wilhelm Ott.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top