PBSI Perintahkan Anthony Ginting, Praveen/Melati, dan Greysia/Apriyani Mundur dari Swiss Open
Rabu, 10 Februari 2021 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Perlu diketahui, Swiss Open adalah turnamen level super 300, berbeda jauh dengan All England yang berlevel super 1000. Jadi, karena ingin meraih hasil yang lebih di komeptisi yang lebih besar, baik Anthony, Praveen/Melati, dan Greysia/Apriyani diminta untuk tetap di Jakarta dan terus berlatih.
Alasannya keduanya karena pihak PBSI menilai kompetisi yang dilangsungkan secara beruntun tidak efektif untuk para atlet Indonesia. Bukti di seri turnamen Asia pada Januari 2021 kemarin sudah memperlihatkan hasilnya.
“Pertama, ketiga wakil ini lebih dipersiapkan untuk meraih prestasi maksimal pada kejuaraan All England yang akan digelar pada 17-21 Maret di Birmingham, Inggris. Kedua, melihat performa pada tiga turnamen Leg Asia di Thailand sebelumnya, mengikuti tiga kejuaraan secara beruntun hasilnya tidak maksimal. Terbukti, Indonesia hanya mendapat gelar satu juara pada Yonex Thailand Terbuka, yang didapat oleh Greysia/Apriyani,” bunyi keterangan PBSI di laman resmi.
Lalu alasan yang terakhir karena meski ketiga perwakilan Indonesia itu absen di Swiss Open, takkan terlalu mempengaruhi pengumpulan poin untuk menuju ajang Olimpiade Tokyo pada pertengahan 2021 nanti.
Baca Juga: Derby Pebiliar Pulau Jawa Ramaikan Pertandingan Ketiga Biliar Hot Nine
“Ketiga, meskipun turnamen Swiss Terbuka merupakan kejuaraan untuk kualifikasi Olimpiade, absennya 3 wakil ini tidak mempengaruhi mereka untuk merebut tiket mengikuti Olimpiade Tokyo, Juli mendatang. Bisa disebut, tiket ke pesta olahraga paling akbar sejagat tersebut, telah diamankan oleh ketiga wakil Skuad Merah-Putih,” tambah keterangan resmi dari PBSI.
Alasannya keduanya karena pihak PBSI menilai kompetisi yang dilangsungkan secara beruntun tidak efektif untuk para atlet Indonesia. Bukti di seri turnamen Asia pada Januari 2021 kemarin sudah memperlihatkan hasilnya.
“Pertama, ketiga wakil ini lebih dipersiapkan untuk meraih prestasi maksimal pada kejuaraan All England yang akan digelar pada 17-21 Maret di Birmingham, Inggris. Kedua, melihat performa pada tiga turnamen Leg Asia di Thailand sebelumnya, mengikuti tiga kejuaraan secara beruntun hasilnya tidak maksimal. Terbukti, Indonesia hanya mendapat gelar satu juara pada Yonex Thailand Terbuka, yang didapat oleh Greysia/Apriyani,” bunyi keterangan PBSI di laman resmi.
Lalu alasan yang terakhir karena meski ketiga perwakilan Indonesia itu absen di Swiss Open, takkan terlalu mempengaruhi pengumpulan poin untuk menuju ajang Olimpiade Tokyo pada pertengahan 2021 nanti.
Baca Juga: Derby Pebiliar Pulau Jawa Ramaikan Pertandingan Ketiga Biliar Hot Nine
“Ketiga, meskipun turnamen Swiss Terbuka merupakan kejuaraan untuk kualifikasi Olimpiade, absennya 3 wakil ini tidak mempengaruhi mereka untuk merebut tiket mengikuti Olimpiade Tokyo, Juli mendatang. Bisa disebut, tiket ke pesta olahraga paling akbar sejagat tersebut, telah diamankan oleh ketiga wakil Skuad Merah-Putih,” tambah keterangan resmi dari PBSI.
Lihat Juga :