Petarung MMA Muslim Khamzat Chimaev Menyangka Mati Kena Covid-19
Senin, 15 Februari 2021 - 11:10 WIB
loading...
Petarung MMA Muslim Khamzat Chimaev Mengira Mati Kena Covid-19/The Sun
A
A
A
Petarung MMA Muslim Khamzat Chimaev menyangka dia akan mati setelah positif Covid-19 yang memaksa pertarungannya dengan Leon Edwards dibatalkan kali ketiga. Duel Chimaev melawan Edwards awalnya akan bertarung pada 19 Desember sebelum musuhnya dinyatakan positif terkena virus corona.
Pertarungan dijadwal ulang 20 Januari di acara utama tengah pekan, tetapi Chimaev yang ganti terkena Covid-19. Duel tunda yang akan digelar 13 Maret kembali dibatalkan karena Chimaev masih belum cukup fit untuk bertarung.
Baca Juga: Josh Warrington Kalah KO, Rahang Patah dan Gendang Telinga Pecah!
Manajernya, Majdi Shammas, telah mengungkapkan sejauh mana penyakit bintang UFC itu. Dalam video yang diposting oleh saluran Youtube Frontkick Online, Shammas mengatakan: ’’Virus corona menyerang Chimaev, dengan banyak komplikasi dan beberapa kali harus ke rumah sakit. Dia ingin berlatih. Kami mencoba, dan gagal, dia benar-benar parah kondisinya.’’
’’Dia mulai batuk-batuk, mulai merasa sakit lagi, dan kami harus membatalkan pelatihan, bahkan dia dilarikan dengan ambulans ke rumah sakit. Ketika dia menelepon saya, dia pikir dia akan mati,’’jelasnya.
Pertarungan dijadwal ulang 20 Januari di acara utama tengah pekan, tetapi Chimaev yang ganti terkena Covid-19. Duel tunda yang akan digelar 13 Maret kembali dibatalkan karena Chimaev masih belum cukup fit untuk bertarung.
Baca Juga: Josh Warrington Kalah KO, Rahang Patah dan Gendang Telinga Pecah!
Manajernya, Majdi Shammas, telah mengungkapkan sejauh mana penyakit bintang UFC itu. Dalam video yang diposting oleh saluran Youtube Frontkick Online, Shammas mengatakan: ’’Virus corona menyerang Chimaev, dengan banyak komplikasi dan beberapa kali harus ke rumah sakit. Dia ingin berlatih. Kami mencoba, dan gagal, dia benar-benar parah kondisinya.’’
’’Dia mulai batuk-batuk, mulai merasa sakit lagi, dan kami harus membatalkan pelatihan, bahkan dia dilarikan dengan ambulans ke rumah sakit. Ketika dia menelepon saya, dia pikir dia akan mati,’’jelasnya.
Lihat Juga :