Pengertian Offside dalam Pertandingan Sepak Bola, Ini Penjelasannya
Rabu, 17 Februari 2021 - 02:02 WIB
loading...
A
A
A
Pengadil pertandingan bahkan berhak menganulir gol tersebut andai pemain yang mencetak gol sudah berdiri dalam posisi mati atau terjebak offside.
Kali ini, Okezone akan membahas secara singkat tentang situasi offside. Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (16/2/2021), berikut penjelasannya.
Dalam sejarahnya tercatat beberapa perubahan aturan offside dikarenakan kurang jelasnya aturan itu sendiri. Perubahan itu diantaranya:
Kali ini, Okezone akan membahas secara singkat tentang situasi offside. Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (16/2/2021), berikut penjelasannya.
Dalam sejarahnya tercatat beberapa perubahan aturan offside dikarenakan kurang jelasnya aturan itu sendiri. Perubahan itu diantaranya:
| 1 | Aturan tiga pemain di belakang: Dalam peraturan ini seorang penyerang sudah dinyatakan offside meskipun di depannya masih ada tiga pemain belakang lawan, termasuk kiper. Dan saat itulah banyak terjadi offside di lapangan. |
| 2 | Aturan dua pemain di belakang: Pertama kali mengusulkan teknik ini adalah asosiasi sepakbola Skotlandia pada tahun 1904 ketika FIFA mulai didirikan. Pemain dikatakan offside jika hanya ada dua pemain belakang lawan yang berdiri diantara dia dan gawang musuh. Dua pemain tersebut adalah seorang kiper dan satu bek. |
| 3 | Aturan satu pemain di belakang: Penyerang dikatakan dalam posisi offside, jika pada saat menerima umpan hanya tinggal satu pemain belakang lawan di depannya. Satu pemain ini adalah penjaga gawang (kiper). |
(sha)
Lihat Juga :