Paru-paru Digerogoti Covid-19, UFC Terbangkan Khamzat Chimaev Ke Amerika

loading...
Paru-paru Digerogoti Covid-19, UFC Terbangkan Khamzat Chimaev Ke Amerika
Paru-paru Digerogoti Covid-19, UFC Terbangkan Khamzat Chimaev Ke Amerika/The Sun
UFC mendadak menerbangkan petarung MMA muslim Khamzat Chimaev ke Amerika Serikat setelah kondisi paru-parunya digerogoti Covid-19. Chimaev diterbangkan ke Negeri Paman Sam untuk mendapatkan perawatan medis akibat digerogoti Covid-19 yang memaksanya mundur dari pertarungan melawan Leon Edwards.

Mesin perusak itu masih disibukkan dengan efek samping Covid-19 yang tersisa setelah dinyatakan positif pada November lalu. Paru-paru Chimaev belum sepenuhnya pulih dari pertempurannya melawan Covid-19 dan dia baru-baru ini dilarikan dengan ambulans ke rumah sakit.

Baca Juga: Belajar Islam di Penjara, Bernard Hopkins Mualaf tapi Ogah Ganti Nama

Bos UFC Dana White telah menerbangkan petarung UFC Kelas Welter itu ke Las Vegas untuk mendapatkan perawatan medis terbaik. Covid-19 telah tiga kali menghancurkan rencana UFC agar Chimaev menghadapi pemain Kelas Welter yang menonjol, Leon Edwards.

Diagnosis awal Chimaev yang positif menyebabkan pembatalan pertarungan pertama Desember lalu. Setelah Chimaev, giliran Edwards positif sehingga duel kembali dibatalkan. Duel dijadwalkan ulang pada 20 Januari tetapi kembali gagal ketika diketahui kondisi paru-paru Chimaev parah.

Baca Juga: Kalahkan Miguel Cotto Cara Canelo Lecehkan Gennadiy Golovkin



Untuk kali ketiga, duel dijadwalkan ulang pada 13 Maret, tetapi dibatalkan lagi minggu lalu ketika White mengungkapkan efek sisa Covid masih mengganggu Chimaev. Petarung UFC berusia 26 tahun itu baru-baru ini kembali berlatih di Allstars Training Center yang terkenal di Stockholm tetapi keadaannya semakin buruk setelah hanya sparring partner ronde pertama.

’’Kondisinya parah. Dia bahkan tidak melakukan dua putaran berturut-turut. Dia melakukan satu putaran dan kemudian beristirahat,’’kata Manajernya, Majdi Shammas, kepada Front Kick.

’’Dia mulai batuk, mulai merasa sakit lagi, dan kami harus membatalkan pelatihan. Dia bahkan dilarikan dengan ambulans ke rumah sakit. Dia harus istirahat sebentar, membuat tubuhnya berfungsi penuh. Kemudian dia bisa mulai berlatih lagi.''
(aww)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top