Wolff Optimistis Formula 1 Akan Mulai Digelar di GP Austria
Senin, 18 Mei 2020 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
Meski yakin segera balapan, Wolff tetap belum mempersiapkan tim Mercedes AMG dengan maksimal. Pasalnya, dia mengakui bahwa pabrik timnya, termasuk pabrik-pabrik tim F1 lainnya masih ditutup. Pria berusia 48 tahun ini juga menjelaskan para stafnya menggunakan waktu istirahat karena penangguhan F1 akibat pandemi virus korona. Saat ini mereka tengah memikirkan bagaimana caranya bisa kembali ke lingkungan kerja mereka.
“Kami memiliki gugus tugas yang hebat di MGP untuk menyusun struktur kehidupan setelah korona, dengan jarak sosial, meja kerja, dan tempat kerja di sekitar. Jadi akan sangat berbeda. Saya pikir apa yang telah kami pelajari adalah bahwa kami dapat melakukan banyak hal dari rumah. Pertemuan melalui Zoom, Skype, atau Webex sangat efisien. Jadi, saya pikir itu akan mengubah lingkungan kerja kami. Dan tentu saja kami merencanakan balapan berikutnya dan semoga musim segera dimulai,” ucap Wolff.
Sementara itu, promotor Red Bull Ring dan pihak F1 telah mengirim rencana tertulis untuk menggelar balapan secara beruntun pada Pemerintah Austria. Namun, Menteri Kesehatan Austria Rudolf Anschober menyatakan pihaknya belum menerima dokumen itu. Dia berjanji untuk memberikan pertimbangan serius mengenai rencana ini. (Baca juga: McLarren Resmikan Daniel Ricciardo Jadi Pengganti Carlos Sainz Jr)
“Setiap penyelenggara memiliki hak untuk meminta suatu acara dan harus memenuhi persyaratan dasar, yaitu syarat keselamatan. Keputusan kemudian dibuat atas dasar fakta. Tidak masalah apakah saya penggemar berat F1 atau tidak. Kami akan memandang serius dan benar pada setiap konsep yang dibuat oleh pemohon,” ungkapnya. (Raikhul Amar)
“Kami memiliki gugus tugas yang hebat di MGP untuk menyusun struktur kehidupan setelah korona, dengan jarak sosial, meja kerja, dan tempat kerja di sekitar. Jadi akan sangat berbeda. Saya pikir apa yang telah kami pelajari adalah bahwa kami dapat melakukan banyak hal dari rumah. Pertemuan melalui Zoom, Skype, atau Webex sangat efisien. Jadi, saya pikir itu akan mengubah lingkungan kerja kami. Dan tentu saja kami merencanakan balapan berikutnya dan semoga musim segera dimulai,” ucap Wolff.
Sementara itu, promotor Red Bull Ring dan pihak F1 telah mengirim rencana tertulis untuk menggelar balapan secara beruntun pada Pemerintah Austria. Namun, Menteri Kesehatan Austria Rudolf Anschober menyatakan pihaknya belum menerima dokumen itu. Dia berjanji untuk memberikan pertimbangan serius mengenai rencana ini. (Baca juga: McLarren Resmikan Daniel Ricciardo Jadi Pengganti Carlos Sainz Jr)
“Setiap penyelenggara memiliki hak untuk meminta suatu acara dan harus memenuhi persyaratan dasar, yaitu syarat keselamatan. Keputusan kemudian dibuat atas dasar fakta. Tidak masalah apakah saya penggemar berat F1 atau tidak. Kami akan memandang serius dan benar pada setiap konsep yang dibuat oleh pemohon,” ungkapnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :