Preview Barcelona vs Sevilla: Teka-teki Griezmann

loading...
Preview Barcelona vs Sevilla: Teka-teki Griezmann
Teka-teki Antoine Griezmann/Foto/marca.com
BARCELONA - Barcelona menghadapi tugas berat mengatasi defisit dua gol saat menjamu Sevilla pada leg kedua semifinal Copa del Rey 2020/2021 di Camp Nou, Rabu (3/3/2021) malam waktu lokal atau Kamis (4/3/2021) dini hari WIB. Barcelona butuh tiga gol untuk memastikan tiket ke final.

Pasukan Ronald Koeman kalah 0-2 pada leg pertama di Andalusia, 10 Februari. Tapi, akhir pekan lalu mereka melakukan perjalanan yang sama ke Estadio Ramon Sanchez-Pizjuan, kali ini di La Liga 2020/2021 dan menang 2-0. Sukses itu berkat perubahan sistem permainan.

Baca juga: Konspirasi di Balik Penangkapan Bartomeu .

Barcelona lebih memilih bentuk 3-5-2, daripada 4-3-3 atau 4-2-3-1 yang biasanya digunakan selama musim ini. Namun, cedera yang diderita Pedri dan hantaman beberapa pemain, termasuk Gerard Pique, bisa memaksa racikan Koeman kembali berubah.

Namun, yang menarik adalah apakah Antoine Griezmann dibangkucadangkan untuk pertandingan ketiga berturut-turut, atau apakah pemenang Piala Dunia 2018 akan diberikan tempat sebagai starter. Ada kemungkinan bahwa Griezmann bisa masuk menggantikan Pedri. Tapi, melihat Pedri yang mulai pulih dan ikut berlatih, posisi Griezmann menjadi teka-teki.



Baca juga: Bartomeu Ditangkap dan Kantor Digeledah, Barcelona Siap Berkolaborasi dengan Polisi .

Yang jelas, Koeman butuh banyak gol untuk mengantar mereka ke final Copa del Rey. Meski defisit dua gol, Koeman masih yakin timnya memiliki peluang ke final. Apalagi mereka berbekal momentum positif dengan tak terkalahkan di tiga laga terakhirnya, termasuk melibas Sevilla 2-0 di Camp Nou pada La Liga Spanyol, 27 Februari lalu.

“Tentu saja kami tetap yakin. Kami mampu mengatasi pertandingan sebelumnya, meski banyak pemain cedera. Namun, laga ini akan berbeda. Jika bisa bermain sempurna, maka masih ada peluang,” kata Koeman dikutip Marca, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Solskjaer Diklaim Lebih Sukses dari Mourinho di Manchester United .

"Kami tahu kami memiliki hasil buruk, tapi saya pikir kami punya peluang. Tim ini sangat lapar," imbuh Koeman. "Tim telah fokus melakukan hal-hal yang baik. Kami harus meminta lebih banyak efektivitas dan clean sheet, yang akan menjadi penting bagi tim."



Di pihak lain, kekalahan 0-2 pada pertemuan terakhir dengan Barcelona di liga menjadi perhatian Pelatih Sevilla Julen Lopetegui. Dia menilai kekalahan timnya kemarin datang pada saat yang tak tepat. Dia ingin melupakan hasil minor itu.

“Kami tidak bahagia. Jauh dari kata itu. Kami tidak bermain dengan baik, dan lawan bisa melewati, Kami harus segera bangkit dan memikirkan laga selanjutnya, yang mana sangat penting,” ujar Lopetegui.

Perkiraan pemain
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top