Cikal Bakal Aprilia Manganang Dianggap Perempuan
Rabu, 10 Maret 2021 - 06:05 WIB
loading...
Aprilia Manganang dikenal sebagai mantan pevoli putri Indonesia yang berprestasi. Namun, kenyataannya dia seorang pria. Semua ini akibat beberapa faktor. Foto: twitter
A
A
A
JAKARTA - Aprilia Manganang dikenal publik sebagai mantan pevoli putri Indonesia yang berprestasi. Namun, pernyataan mengejutkan disamapaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, terkait jenis kelaminnya.
Baca Juga: Jenderal TNI Andika Perkasa Tegaskan Serda Aprilia Bukan Transgender
Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan Aprilia menderita hipospadias sedari lahir. Kendala ekonomi, membuatnya tidak bisa menyembuhkan kondisinya dan terpaksa menerima keadaan. Dia akhirnya dianggap perempuan, termasuk urusan administrasi kependudukan.
“Anak ini termasuk dalam kasus Hipospadias serius sehingga paramedis, yang membantu kelahirannya, dan orang tua menilai secara fisik, bahwa dia perempuan,” kata Jenderal TNI Andika Perkasa.
“Dari pemeriksaan urologi, Sersan Manganang lebih memiliki organ-organ jenis kelamin laki-laki, bahkan tidak ada organ-organ internal jenis kelamin perempuan,” tegasnya.
Kondisi ini membuat mengingat lagi pada awal kemunculan Aprilia yang sering dituduh sebagai pria karena memilki tubuh kekar dan gaya tomboy. Kala itu gendernya dipertanyakan ketika tampil di Liga Bola Voli Indonesia tahun 2011.
Ada sejumlah fakta yang membuat Aprilia harus rela mendapatkan status sebagai perempuan hingga usai 28 tahun. Hal ini terjadi karena proses kelahirannya tidak dibantu dokter. Berdasarkan keterangan orang tuanya, dia lahir dibantu petugas paramedis.
Baca Juga: Jenderal TNI Andika Perkasa Tegaskan Serda Aprilia Bukan Transgender
Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan Aprilia menderita hipospadias sedari lahir. Kendala ekonomi, membuatnya tidak bisa menyembuhkan kondisinya dan terpaksa menerima keadaan. Dia akhirnya dianggap perempuan, termasuk urusan administrasi kependudukan.
“Anak ini termasuk dalam kasus Hipospadias serius sehingga paramedis, yang membantu kelahirannya, dan orang tua menilai secara fisik, bahwa dia perempuan,” kata Jenderal TNI Andika Perkasa.
“Dari pemeriksaan urologi, Sersan Manganang lebih memiliki organ-organ jenis kelamin laki-laki, bahkan tidak ada organ-organ internal jenis kelamin perempuan,” tegasnya.
Kondisi ini membuat mengingat lagi pada awal kemunculan Aprilia yang sering dituduh sebagai pria karena memilki tubuh kekar dan gaya tomboy. Kala itu gendernya dipertanyakan ketika tampil di Liga Bola Voli Indonesia tahun 2011.
Ada sejumlah fakta yang membuat Aprilia harus rela mendapatkan status sebagai perempuan hingga usai 28 tahun. Hal ini terjadi karena proses kelahirannya tidak dibantu dokter. Berdasarkan keterangan orang tuanya, dia lahir dibantu petugas paramedis.
Lihat Juga :