Sultan Ibragimov, sang Juara Yang Tak Pantas Jadi Raja Kelas Berat

Selasa, 19 Mei 2020 - 12:10 WIB
loading...
A A A
Meskipun berbagi nama keluarga yang sama, Sultan dan Timur tidak memiliki ikatan keluarga dekat dan akan memiliki kesuksesan yang berbeda dalam olahraga setelah mereka melakukan perjalanan bersama ke Amerika. Timur, seorang Olympian untuk Uzbekistan, berjuang untuk mereplikasi penampilannya yang mengesankan di gym, menderita kekalahan yang mengecewakan bagi pesaing Amerika seperti Calvin Brock dan Tony Thompson, dan akhirnya akan keluar dari perebutan gelar dunia.

Setelah mengangkat sabuk juara dunia, Ibragimov segera mengejar satu sama lain dan bentrokan unifikasi diatur dengan Ruslan Chagaev di Moskow, hanya untuk juara WBA yang menarik diri dari pertarungan.

Baca Juga: Gaya Main, Emas Olimpiade dan Juara Dunia Owi Disorot BWF

Evander Holyfield yang berharap untuk mengalahkan prestasi George Foreman sebagai juara Kelas Berat dunia tertua, tetapi upaya bersemangatnya tidak cukup karena Ibragimov memastikan kemenangan poin lebar. Klitschko, dengan pelatih terkenal Emanuel Steward di sisinya, telah membangun kembali reputasinya menyusul kekalahan dari Lamon Brewster dan Sultan dipandang sebagai lawan yang secara serius menguji kepercayaannya sebagai penguasa divisi. Namun pertarungan tidak berlangsung seperti itu.

"Ini seharusnya tidak perlu 12 ronde bersamanya," Steward menghukum Klitschko di sudut setelah ronde menjemukan lainnya, diselingi dengan dorongan pukulan.

Wladimir enggan terlibat dengan lawan kidalnya, sebaliknya ia memukuli tangan Ibragimov untuk menciptakan celah untuk pukulannya. Dalam tujuh putaran pertama, Klitschko melempar 162 pukulan. Pada tanggal 11, seorang Steward yang jengkel sudah cukup melihat. "Memenangkan keputusan dalam pertarungan ini tidak baik sama sekali. Kamu harus mencoba menjatuhkannya, atau itu akan menjadi buruk."

Jagoan legendaris itu juga bertindak sebagai komentator untuk jaringan televisi HBO Amerika, dan menonton, rekan-rekannya juga kehilangan kesabaran. "Dia tidak mengeluh bahwa dia tidak melempar hak di ronde awal," kata penyiar Jim Lampley, "Tetapi jika itu memalukan ke urutan ke-12, mengapa tidak melakukannya di awal atau kedua?"
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jack Catterall Rebut...
Jack Catterall Rebut Sabuk WBA usai Kalahkan Shakhram Giyasov
Jadwal Tinju Dunia Pekan...
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Duel Panas Fabio Wardley vs Daniel Dubois Jadi Sorotan
Naoya Inoue Robohkan...
Naoya Inoue Robohkan Junto Nakatani, Tegaskan Status Petinju Tak Terkalahkan
10 Petinju Kelas Berat...
10 Petinju Kelas Berat Terbaik Dunia Saat Ini: Usyk Raksasa Tak Terkalahkan
Siapa Calon Lawan Moses...
Siapa Calon Lawan Moses Itauma sebelum Perebutan Gelar Dunia Tinju Kelas Berat?
IBF Perintahkan Duel...
IBF Perintahkan Duel Wajib Bakhram Murtazaliev vs Caoimhin Agyarko
Petinju Legendaris George...
Petinju Legendaris George Foreman Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Usyk Teratas, Berikut...
Usyk Teratas, Berikut Peringkat Petinju Kelas Berat Terbaik 2024
Petinju yang Masuk Top...
Petinju yang Masuk Top 100 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di Dunia
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Awas Jebakan
Terus Bergeliat untuk...
Liga Indonesia
Terus Bergeliat untuk Super League 2026-2027, Arema FC Pertahankan 2 Penjaga Gawangnya
Jadi Pelatih Oxford...
Liga Inggris
Jadi Pelatih Oxford United, Aaron Romeny Siap Antar Ole Romeny Dkk Berprestasi
Rekomendasi
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Berita Terkini
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved